slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Wacana Publik

Puasa Proses Pembentukan Jati Diri

Redaksi by Redaksi
10-03-2026 07:12:49
in Wacana Publik
Puasa Proses Pembentukan Jati Diri
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Oleh: Dr. KH. Encep Safrudin Muhyi, M.M., M.Sc., Pimpinan Pondok Pesantren Fathul Adzmi

Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Telah datang bulan Ramadhan, bulan penuh berkah. Maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu. Saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat, dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.” (HR. Ahmad).

Puasa & Nilai Etika

Ramadhan adalah kesempatan untuk menanam bagi para hamba Allah, untuk membersihkan hati mereka dari kerusakan. Juga wajib menjaga anggota badan dari segala dosa, seperti berkata yang haram, melihat yang haram, mendengar yang haram, minum dan makan yang haram, agar puasanya menjadi bersih dan diterima serta orang yang berpuasa memperoleh ampunan dan pembebasan dari api neraka.

Ibadah puasa merupakan salah satu sarana penting untuk mencapai takwa dan salah satu sebab untuk mendapatkan ampunan dosa-dosa, pelipatgandaan kebaikan, dan pengangkatan derajat. Puasa melatih diri kita untuk hidup berdisiplin karena selama berpuasa kita tidak makan dan minum kecuali setelah terbenamnya matahari atau datangnya waktu magrib.

Terdapat tiga nilai yang terkandung dalam pelaksanaan puasa, antara lain:

Pertama, puasa mengandung nilai-nilai etika inti (core ethical values) mendasar yang sangat menentukan kualitas individu, yaitu nilai-nilai keimanan, kesabaran, ketangguhan, pengendalian diri, empati, kepedulian pada sesama, dan ketaatan pada aturan.

Kedua, puasa merupakan proses penanaman nilai yang paling efektif.

Ketiga, puasa menghasilkan perilaku karakter baik sesuai dengan nilai yang dikonstruksi.

Ramadhan adalah bulan penuh berkah, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan pun dibelenggu.

Dalam pelaksanaan puasa terdapat lima prinsip penanaman nilai moral, antara lain:

Pertama, unsur pengajaran. Puasa mengajarkan dan mengembangkan proses kognitif dengan baik. Majelis-majelis ilmu berkembang di mana-mana dan kajian keislaman menjamur.

Kedua, unsur pembiasaan, yakni membiasakan tumbuhnya nilai-nilai keimanan dalam diri, membiasakan untuk bersabar, membiasakan memiliki jiwa yang tangguh dalam menghadapi tantangan, serta membiasakan peduli pada sesama.

Ketiga, unsur keteladanan, yakni memberikan contoh yang baik pada anak-anak atau generasi muda.

Keempat, unsur motivasi, adanya reward dan punishment dalam berpuasa baik bersifat material maupun spiritual.

Kelima, unsur penegakan aturan. Berpuasa mengajarkan kepada setiap orang agar membiasakan diri dengan sikap taat pada aturan, karena aturan akan membentuk setting limit individu, yakni untuk memilih mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan, mana yang pantas dan tidak pantas berdasarkan nilai-nilai moral.

Puasa dapat menjadi media yang efektif untuk mengembangkan karakter baik serta memahami nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan: Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan kebangsaan. Adapun yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya, dan adat istiadat.

Kesejatian Jati Diri

Ibadah puasa merefleksikan keimanan seorang hamba kepada Sang Khalik. Ibadah puasa adalah madrasah rohani yang membangkitkan semangat spiritual serta mendekatkan diri kepada Sang Pemilik jagat raya beserta segala isinya. Menggelorakan nafsu muthmainnah dan menghentikan nafsu syahwat yang tidak pada tempatnya.

Ibadah puasa adalah sarana meraih takwa. Nilai spiritual takwa adalah tujuan dari ibadah puasa. Ibadah puasa melatih manusia agar lebih tabah dan lebih sabar. Ibadah puasa mampu mengendalikan amarah. Sebaliknya, ibadah puasa melatih kesabaran atas segala perbuatan orang lain terhadap dirinya.

Ibadah puasa menguji ketaatan jiwa seseorang dan kejujuran dalam menjalankan ibadah puasa. Di saat ramai atau di saat sunyi, jiwa terus menjalankan ibadah puasa.

Puasa harus menjadi penerang bagi kehidupan berbangsa kita yang sebelumnya berkemelut dalam kegelapan karena pertikaian.

Betapa banyak berkah dan kebaikan yang terdapat dalam bulan Ramadhan. Maka kita wajib memanfaatkan kesempatan ini untuk bertaubat kepada Allah dengan sebenar-benarnya dan beramal saleh. Semoga kita termasuk orang-orang yang diterima amalnya dan beruntung.

Maka seyogianya waktu-waktu pada bulan Ramadhan dipergunakan untuk berbagai amal kebaikan, seperti shalat, sedekah, membaca Al-Qur’an, zikir, doa, dan istigfar.

Ramadhan merupakan kesatuan untuk sebuah sistem dan ilmu kerahmatan Tuhan ketika manusia berupaya back to basic, kembali kepada kesejatian dan keutamaan jati diri yang tidak lepas dari ikatan Ilahiyah.

Dasar kesejatian dan keutamaan jati diri manusia tersebut mencakup tiga hal, yaitu:

Pertama, manusia sebagai hamba Allah yang diberi anugerah keunggulan kemuliaan oleh Allah, lebih mulia dari makhluk lain ciptaan-Nya, termasuk malaikat sekalipun.

Kedua, manusia sebagai penerima amanah Allah, dan tidak ada makhluk lain yang sanggup menerima amanah itu karena begitu beratnya. Sebagai penerima amanah Allah, manusia dilengkapi kompetensi dan kapasitas berupa akal dan nafsu.

Ketiga, manusia sebagai khalifah Allah di bumi. Posisi dan peran kekhalifahannya mewujudkan sifat-sifat Tuhan di dalam kehidupan nyata.

Baca Juga :

MTQ Bukan Seremonial Belaka 

MTQ Provinsi Banten 2026: Memasyarakatkan Al-Qur’an, Menguatkan Iman dan Takwa di Tanah Seribu Ulama dan Sejuta Santri

Mengapa Pemerintah Daerah Harus Mengelola “Ilmu Titipan”?

Budaya Fast Content: Mengapa Generasi Sekarang Sulit Menikmati Sesuatu dalam Waktu Lama?

Dengan demikian, Ramadhan merupakan upaya manusia mukmin untuk kembali kepada kualitas kesejatian manusia sebagai hamba Tuhan, penerima amanah, dan pelaksana kekhalifahan Tuhan di bumi. Hal itu akan terus-menerus menjadi motivasi perjuangan, arah, dan pengendali diri dalam mengokohkan dirinya untuk tetap berada di jalan yang lurus ketika ia hidup di dunia.

Ada tiga perisai yang diberikan Allah kepada manusia untuk mempertahankan kemuliaannya itu.

Pertama, manusia diberi perisai berupa diturunkannya Nabi, Rasul, dan Kitab Suci.

Kedua, perisai yang berbentuk ampunan Allah yang dapat dilakukan manusia dengan cara bertobat.

Ketiga, syafaat dari Rasulullah SAW.

Ketiga perisai yang diberikan Allah kepada manusia itu akan mampu dipergunakan manusia, antara lain untuk mengembangkan pengertian diri mengenai dari mana ia datang dan akan ke mana setelah itu.

Sesungguhnya ia datang dari Allah, hidup untuk melaksanakan amanah Allah, dan akan kembali kepada-Nya untuk mempertanggungjawabkan semua amalnya di hadapan Tuhan.

Penulis adalah Dosen Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten / Pimpinan Pondok Pesantren Fathul Adzmi Cikedal Pandeglang / Penulis Buku Islam dalam Transformasi Kehidupan dan Kepemimpinan Pendidikan Transformasional.

Tags: Encep Safrudin MuhyiPuasaramadan 2026wacana publik
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Sekolah Ingin Menu MBG yang Dibagikan Lebih Variatif

Next Post

Penerima Manfaat BPJS PBI yang Dinonaktifkan Diminta Segera Reaktivasi

Related Posts

MTQ Bukan Seremonial Belaka 
Wacana Publik

MTQ Bukan Seremonial Belaka 

by Redaksi
Selasa, 7 Juli 2026 14:21

Penulis : DR. KH. Encep Safrudin Muhyi, M.M., M.Sc., Pimpinan Pondok Pesantren Fathul Adzmi Muqaddimah Musabaqah Tilawatil Qur'an (bahasa Arab:...

Read moreDetails

MTQ Provinsi Banten 2026: Memasyarakatkan Al-Qur’an, Menguatkan Iman dan Takwa di Tanah Seribu Ulama dan Sejuta Santri

Mengapa Pemerintah Daerah Harus Mengelola “Ilmu Titipan”?

Budaya Fast Content: Mengapa Generasi Sekarang Sulit Menikmati Sesuatu dalam Waktu Lama?

Muharram Momentum Menata Masa Depan 

Menggugat Sesat Pikir Implementasi Pancasila dari Hipogram Orde Baru Menuju Ruang Dialektika Papan Catur

Idul Adha, Teladan Keluarga Nabi Ibrahim

Haji dan Makna Perjalanan Spiritual 

Retaknya Ruang Aman Bagi Perempuan dan Anak

Menunaikan Janji, Merawat Marwah, Kado Indah Untuk Madrasah 

Next Post
Penerima Manfaat BPJS PBI yang Dinonaktifkan Diminta Segera Reaktivasi

Penerima Manfaat BPJS PBI yang Dinonaktifkan Diminta Segera Reaktivasi

Dugaan Korupsi di PT SBM Rp5,8 Miliar, Direktur PT ITAI Disebut Terima Rp900 Juta

Dugaan Korupsi di PT SBM Rp5,8 Miliar, Direktur PT ITAI Disebut Terima Rp900 Juta

Emas Fisik Mulai Langka, Saatnya Nabung Emas Digital di Tring! Pegadaian

Emas Fisik Mulai Langka, Saatnya Nabung Emas Digital di Tring! Pegadaian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Polisi Hentikan Laporan Terhadap Budi Rustandi Soal Sengketa Lahan SDN Kuranji

Kamis, 9 Juli 2026 18:06

Temuan BPK Soal Proyek Videotron, Kepala Dinkes Banten Berkilah

Kamis, 9 Juli 2026 18:01

Lahan Parkir di RSDP Serang Tidak Memadai, Manajemen Diminta Cari Investor

Kamis, 9 Juli 2026 17:46

Indukan Diperbaharui, Produksi Benih Ikan di BBI Baros Meningkat

Kamis, 9 Juli 2026 17:37

Klaster Mimosa di Paramount Petals Tembus Langsung Akses Tol KM 25 Jakarta-Tangerang

Kamis, 9 Juli 2026 17:35

HUT ke-8, RSUD Kota Serang Gelar Berbagai Kegiatan Sosial

Kamis, 9 Juli 2026 17:01

Polisi Hentikan Laporan Terhadap Budi Rustandi Soal Sengketa Lahan SDN Kuranji

Kamis, 9 Juli 2026 18:06

Temuan BPK Soal Proyek Videotron, Kepala Dinkes Banten Berkilah

Kamis, 9 Juli 2026 18:01

Lahan Parkir di RSDP Serang Tidak Memadai, Manajemen Diminta Cari Investor

Kamis, 9 Juli 2026 17:46

Indukan Diperbaharui, Produksi Benih Ikan di BBI Baros Meningkat

Kamis, 9 Juli 2026 17:37

Klaster Mimosa di Paramount Petals Tembus Langsung Akses Tol KM 25 Jakarta-Tangerang

Kamis, 9 Juli 2026 17:35

HUT ke-8, RSUD Kota Serang Gelar Berbagai Kegiatan Sosial

Kamis, 9 Juli 2026 17:01

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Polisi Hentikan Laporan Terhadap Budi Rustandi Soal Sengketa Lahan SDN Kuranji

by Nahrul Muhilmi
Kamis, 9 Juli 2026 18:06

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten menghentikan penyelidikan laporan dugaan penipuan, penggelapan, dan pemalsuan surat yang...

Temuan BPK Soal Proyek Videotron, Kepala Dinkes Banten Berkilah

by Yusuf Permana
Kamis, 9 Juli 2026 18:01

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten menanggapi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada proyek pengadaan videotron tahun...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak