SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pasar Jedogan yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berhasil mencatat perputaran ekonomi signifikan. Selama empat hari pelaksanaan, transaksi diperkirakan mencapai hampir Rp3 miliar.
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Pasar Lama ini menjadi magnet ekonomi selama momen libur Lebaran. Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya pengunjung yang memadati area pasar setiap harinya.
Selain menjadi ajang transaksi, Pasar Jedogan juga memberi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk memasarkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat luas.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DinkopUKMperindag) Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan capaian tersebut menunjukkan tingginya aktivitas ekonomi selama kegiatan berlangsung.
“Berdasarkan catatan para pedagang, perputaran ekonomi selama empat hari ini mencapai hampir Rp3 miliar. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat sangat tinggi,” ujarnya, Rabu, 25 Maret 2026.
Pasar Jedogan tahun ini diikuti ratusan pedagang dari berbagai sektor, mulai dari kuliner hingga fesyen. Jumlah pedagang tercatat lebih dari 180 stan, ditambah sekitar 50 pedagang emperan yang berjualan di kawasan Pasar Lama.
Menurut Wahyu, keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, baik dari instansi pemerintah maupun partisipasi aktif masyarakat.
“Kepada seluruh masyarakat dan instansi terkait yang telah menyukseskan Pasar Jedogan, kami ucapkan terima kasih. Termasuk tim kami yang tetap bekerja melayani masyarakat meski di tengah masa libur,” katanya.
Wahyu juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Serang Budi Rustandi atas dukungan penuh dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Ia berharap Pasar Jedogan ke depan terus menjadi penggerak ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Serang.
“Kami mohon doa agar ke depan Kota Serang semakin sukses dan berkembang,” ujarnya.
Editor: Mastur Huda










