CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon mencatat capaian positif dalam realisasi investasi sepanjang tahun 2025. Total investasi yang berhasil direalisasikan mencapai Rp32,302 triliun, menunjukkan kepercayaan investor yang terus meningkat terhadap iklim usaha di Kota Cilegon.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Cilegon, Hayati Nufus, menjelaskan bahwa capaian tersebut terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp23,810 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp8,491 triliun.
“Capaian ini menunjukkan bahwa Kota Cilegon tetap menjadi salah satu daerah tujuan investasi strategis, baik bagi investor asing maupun domestik,” ujarnya.

Hayati Nufus menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Berdasarkan sektor usaha, realisasi investasi di Kota Cilegon didominasi oleh sektor-sektor industri unggulan, antara lain:
• Industri karet dan plastik
• Industri kimia dan farmasi
• Industri logam dasar, industri barang logam, bukan mesin dan peralatannya
• Sektor listrik, gas, dan air
• Transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi
Sektor-sektor tersebut menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah karena memiliki nilai tambah tinggi serta daya serap tenaga kerja yang signifikan.
Dalam mendorong realisasi investasi tersebut, Pemerintah Kota Cilegon melalui DPM-PTSP menerapkan sejumlah strategi, di antaranya:
1. Penyederhanaan perizinan melalui sistem layanan berbasis digital (OSS) untuk mempercepat proses investasi.
2. Peningkatan kepastian hukum dan regulasi, guna memberikan rasa aman kepada investor.
3. Promosi investasi yang lebih agresif, baik di tingkat nasional maupun internasional.
4. Penguatan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan pelaku industri dan instansi teknis terkait.
5. Peningkatan kualitas pelayanan publik, dengan prinsip transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas.
Ke depan, Pemerintah Kota Cilegon berharap realisasi investasi yang terus meningkat dapat memberikan dampak positif yang lebih luas, seperti meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja baru, mendorong pengembangan industri local, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami optimistis investasi yang masuk akan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian Kota Cilegon, sekaligus memperkuat posisi Cilegon sebagai kota industri unggulan di Indonesia,” tutupnya. (ADV)











