LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Lebak berjalan lancar. Hingga Rabu 8 Juli 2026, 16.680 calon peserta didik tercatat telah diterima di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lebak Doddy Irawan mengatakan, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena sejumlah calon peserta didik dari wilayah pelosok biasanya baru melakukan pendaftaran saat hari pertama masuk sekolah.
“Jumlah pendaftar per hari ini sebanyak 16.680 siswa. Kemungkinan masih bertambah, terutama dari daerah-daerah pelosok. Biasanya meski sudah pengumuman, pada hari pertama sekolah masih ada yang datang mendaftar dan tetap kami terima,” kata Doddy di kantornya.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak dalam menangani anak tidak sekolah (ATS) agar seluruh anak mendapatkan akses pendidikan. Bahkan, Bupati Lebak M Hasbi Asyidiki Jayabaya mengingatkan jajaran Dinas Pendidikan untuk tidak menolak calon peserta didik, walaupun pendaftaran telah ditutup.
Doddy menjelaskan, untuk jenjang SMP di Kabupaten Lebak terdapat 173 sekolah negeri dan 55 sekolah swasta. Jumlah tersebut didukung dengan 694 rombongan belajar (rombel) dengan total daya tampung mencapai 23.999 siswa.
Jika dibandingkan antara jumlah pendaftar dengan daya tampung yang tersedia, kata Doddy, kapasitas sekolah di Lebak masih mencukupi. Namun, persoalan muncul karena kondisi geografis dan persebaran penduduk yang belum merata.
“Kalau melihat daya tampung dan jumlah pendaftar sebenarnya masih banyak tersedia. Hanya saja, letak geografis dan kepadatan penduduk yang tidak merata menyebabkan ada beberapa sekolah yang diserbu pendaftar,” ujarnya.
Untuk mengatasi ketimpangan jumlah pendaftar antar sekolah, Dindik Lebak telah melakukan pemetaan terhadap sekolah-sekolah yang mengalami lonjakan pendaftar.
“Kami sudah melakukan pemetaan untuk sekolah dengan jumlah pendaftar tinggi agar bisa dilakukan pemerataan ke sekolah sekitar yang lebih dekat dengan domisili pendaftar,” ungkap mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lebak tersebut.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebak, M Agil Zulfikar, mengapresiasi pelaksanaan SPMB tahun ini yang dinilai berjalan lancar. Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci agar proses penerimaan murid baru dapat berjalan tertib dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan SPMB di Lebak yang berjalan lancar. Harapannya, ke depan pelayanan pendidikan terus semakin baik dan mampu menjangkau seluruh masyarakat,” kata Agil.
Editor: Mastur Huda











