SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemkot Serang berencana membangun SMP negeri baru di Kecamatan Taktakan pada 2027. Pembangunan ini dilakukan untuk memperluas akses pendidikan di wilayah yang masih kekurangan sekolah negeri.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri mengatakan, lahan untuk pembangunan SMP baru di Taktakan telah disiapkan. Lokasinya berada di kawasan yang sebelumnya direncanakan menjadi Alun-alun Taktakan. “Lahan di Taktakan yang sebelumnya disiapkan untuk Alun-alun Taktakan akan kita jadikan sekolah,” ujar Nuri, Jumat, 10 Juli 2026.
Menurutnya, pembangunan SMP baru tersebut menjadi bagian dari program pemerataan akses pendidikan di Kota Serang. Wilayah Taktakan dinilai masih membutuhkan tambahan sekolah negeri untuk menampung peserta didik.
Selain membangun SMP di Taktakan, Pemkot Serang juga menyiapkan pengembangan sekolah baru di wilayah lainnya. Salah satunya dengan menghadirkan SMP Negeri 28 di kawasan Ciracas yang akan memanfaatkan bangunan sekolah yang sedang direhabilitasi. “SMP 2 yang dekat kantor kita di Ciracas yang sekarang lagi direhab itu akan kita jadikan SMP 28,” ujarnya.
Kata dia, SMP 28 nantinya dirancang sebagai sekolah unggulan dengan sistem seleksi berdasarkan kemampuan tertentu, seperti tahfiz Alquran, bahasa Inggris, serta bakat khusus lainnya. “Khusus itu, makanya diseleksi sekolah yang memiliki tahfiz, bahasa Inggris, dan punya bakat. Seleksinya akan ketat di sana,” katanya.
Nuri mengatakan, pada 2027 pemerintah juga akan meningkatkan status sekolah satu atap di Curug menjadi SMP Negeri 29 serta mengembangkan sekolah di Sayar. Ia menjelaskan, penambahan sekolah difokuskan di wilayah yang masih membutuhkan fasilitas pendidikan, seperti Kasemen, Taktakan, dan Curug.
Sementara Kecamatan Serang dinilai telah memiliki jumlah SMP negeri yang memadai. “Justru yang butuh itu Kasemen di daerah Pamarican, terus di Taktakan, dan di Curug,” katanya.
Editor : Rostinah











