SERANG – Dikarenakan mundurnya masa tanam, akibat dari musim kemarau panjang. Harga beras di Pasar Induk Rau (PIR) mulai mengalami kenaikan. Kenaikan beras di pasar tersebut sebesar Rp500 per kilogram dari harga sebelumnya.
“Sudah beberapa minggu terakhir harga beras naik Rp500 per kg. Saya menjual beras kualitas paling rendah dengan harga Rp8.500 per kg. Adapun harga beras super atau beras Karawang ia jual Rp11.000 per kg. Sebelumnya harga beras Rp10.500 bahkan Rp10.000 per kg,” kata Aep salah seorang pedagang beras di PIR, kepada wartawan, Rabu (25/11/2015).
Aep menjelaskan, bahwa saat ini dirinya menjual beras sebagian besar kiriman dari Karawang Jawa Barat, karena memang di Karawang saat ini sedang mengalami panen raya. “Biasanya bulan Oktober-Maret mulai masa tanam, ya karena kemarau jadi bulan ini petani baru pada tanam, bisa jadi beberapa bulan ke depan kenaikan harga ini bisa lebih dari sekarang,” jelas Aep.
Senada dengan Aep, Andi pedagang lainnya mengatakan, selain musim tanam mundur, ditambah dengan adanya perayaan maulid nabi yang sebentar lagi datang, ini akan mempengaruhi kenaikan harga. Memang setiap kebutuhan naik penyediaan sedikit, maka harga akan mahal dan sebaliknya. “Kalau musim tanam di Banten kan baru mulai, kan hujannya juga baru kemarin-kemarin, panennya makin lama,” kata Andi. (Fauzan Dardiri)








