CILEGON – Politisi partai Golkar Cilegon Tb Iman Ariyadi mengaku belum tertarik untuk membicarakan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2017, kendati sejumlah tokoh mulai bermunculan dan digadang-gadang akan turut meramaikan bursa calon Gubernur.
Iman mengaku, saat ini dirinya lebih terfokus pada pencalonannya sebagai Walikota Cilegon untuk periode yang kedua kalinya. “Kalau buat saya kekuasaan itu kan seperti air mengalir, tidak bisa dipaksakan. Yang penting bagi saya, saat ini saya diberikan amanah untuk mencalonkan diri lagi sebagai Walikota. Kalau Pilgub, ya nantilah kan belum saatnya,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPD Golkar Cilegon, Selasa (10/11/2015).
Kendati demikian, Iman menolak menegaskan untuk dapat berkomitmen memimpin Kota Cilegon selama lima tahun, seandainya dirinya kembali terpilih sebagai Walikota Cilegon. Terlebih, dalam perjalanannya ia mendapatkan penawaran untuk maju dalam bursa Pilgub. “Saya tidak mau berandai-andai dalam politik. Tapi saya kira, Cilegon saat ini membutuhkan kepemimpinan selama lima tahun kedepan,” katanya.
Lebih jauh dirinya menuturkan, isu Pilgub ditatanan masyarakat Banten saat ini terlalu dini untuk diperbincangkan. Soalnya ia khawatir, Pilgub akan menjadi hambar dan tidak menjadi agenda demokrasi yang menarik lagi pada saat perhelatan berlangsung.
“Pemilihan Gubernur itu kan masih lama dan terlalu prematur kalau masyarakat Banten ini membicarakan Pilgub. Karena saya khawatir kalau itu malah menjadi antiklimaks, pada saat Pilgub berlangsung nanti malah sepi,” tandasnya. (Devi Krisna)








