• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Uncategorized

Warga Lokalisasi Dadap Acuhkan Tawaran Damai dari Pemkab

Redaksi by Redaksi
Jumat, 20 Mei 2016 12:37
in Uncategorized
Dadap

KIRI KE KANAN: Kapolres Metro Tangerang Kombespol Irman Sugema, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Wakil Bupati Tangerang Hermansyah dan Dandim 0506/TGR Letkol Inf Achiruddin saat memberikan keterangan kepada awak media di Pendopo Bupati Tangerang, Kamis (19/5). (Foto: Khanif Lutfi)

TANGERANG – Rencana Pemkab Tangerang membuka kembali ruang dialog dengan warga lokalisasi Dadap kembali batal. Kali kedua pertemuan yang rencananya membahas rencana penataan kawasan Dadap dan penyerahan Surat Peringatan (SP) ketiga pertemuan di Pendopo Tangerang mendapatkan penolakan.

Bupati Tangerang A Zaki Iskandar mengatakan tidak ada alasan yang jelas penyebab warga menolak ajakan damai tersebut. Ia juga membantah penolakan ini membuat penertiban pada Senin (23/5) nanti semakin molor.

RelatedPosts

Pria tewas di mal Serang

Diduga Terpengaruh Alkohol, Pria 26 Tahun Tewas Jatuh dari Mal di Kota Serang

Rabu, 16 September 2026 10:47
Persib Latihan di Korea Selatan, Bersiap Hadapi Seoul FC di AFC ACL Two

Persib Latihan di Korea Selatan, Bersiap Hadapi Seoul FC di AFC ACL Two

Selasa, 15 September 2026 07:37
Ini Yang Akan Dilakukan Halson Usai Jadi Sekda Lebak

Ini Yang Akan Dilakukan Halson Usai Jadi Sekda Lebak

Selasa, 15 September 2026 07:23
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tangerang

Rapat Paripurna, DPRD Kabupaten Tangerang Bahas Pandangan Fraksi soal Perubahan APBD 2026

Senin, 14 September 2026 15:10

Terkait rencana ini, pihaknya akan menemui Ombudsman RI mengenai penataan kawasan lokalisasi tersebut. ”Intinya, hasil rapat di Ombudsman nantinya menjadi sikap kita akan masalah ini,” ujarnya, seperti dilansir Harian Radar Banten.

Disinggung pola penertiban yang akan dilakukan, mantan anggota DPR RI kembali menjawab hal tersebut akan ditentukan setelah rapat dengan komisi Ombudsman.

”Intinya, kesimpulan nanti, mau seperti apa menjadi langkah kami menata Dadap,” papar Alumni Victoria University Australia.

Nada suara Zaki kembali mengeras setelah wartawan menyinggung kepentingan swasta di lahan bekas lokalisasi itu. Ia menyatakan, penataan kawasan Dadap tidak melibatkan swasta.

”Enggak mungkin kami bersama pengembang (swasta-red). Itu kan tanah negara. Mana mau mereka suka, kawasannya sering kena rob (banjir air laut-red),” jelasnya.

Tidak hanya itu, Zaki juga menjelaskan kegiatan penataan tersebut bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) RI sebagai pemilik tanah.

Sehingga nantinya, pembangunan 1.400 rumah deret nelayan menjadi tanggung jawab Kemenpupera dan pembangunannya menggunakan dana dari APBN. ”Jadi mana mungkin ada kepentingan swasta, saya ingatkan lagi,” ujarnya.

Dijelaskan dia, dana APBD juga mengguyur dalam pembangunan tersebut. Seperti pembangunan rusunawa. ”Kawasannya maaf, ruwet begitu. Jadi kita habiskan dulu prostitusinya baru kita tata masyarakat dan ekonominya,” ujarnya menegaskan.

Disinggung mengenai master plan penataan Dadap, Zaki kembali menegaskan sudah membuatnya secara detil. Dikatakan dia, Pemkab membutuhkan waktu 1,5 tahun mulai dari rancangan, pendataan hingga anggaran. ”Jadi kalau ngomong penertiban salah, kita menata. Jadi bukan hanya relokasi tanpa ada solusi,” tambahnya.

Sekretaris Daerah Pemkab Tangerang Iskandar Mirsyad juga ikut berkomentar terhadap rencana pembangunan Dadap ke depan.

Rencana pembangunan fisik, akan dibuat sampai empat tahun ke depan. Karena disadari pembangunannya mustahil dilakukan dalam satu waktu yang bersamaan.

”Jadi harus step by step dong, nggak bisa sekaligus,” katanya.

Menurutnya, tindakan penertiban yang dilakukan Pemkab Tangerang sudah sangat manusiawi. Mengingat adanya perencanaan yang jelas terhadap nasib warga ke depannya.

Sebelumnya sudah melakukan penataan di berbagai kawasan kumuh, termasuk di Kali Prancis dan Sungai Tahang. ”Selama ini nggak ada ribut-ribut, kok sekarang memanas. Nah, kalau pertemuan ini lancar pastinya hal ini ada solusinya,” pungkasnya. (Khanif Lutfi)

Tags: Penertiban Dadap Cheng In
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Terkalahkan Bayangan Mantan Sejenis

Next Post

Bulan Depan, Gaji ke-13 untuk ASN Pemprov Banten Cair

Next Post
Samsir

Bulan Depan, Gaji ke-13 untuk ASN Pemprov Banten Cair

Dua ASN Pemprov Banten Dipecat karena Pelanggaran Berat, Diduga Terkait Pungli

Dua ASN Pemprov Banten Dipecat karena Pelanggaran Berat, Diduga Terkait Pungli

Jumat, 25 September 2026 12:40
Kunjungan Komisi III DPR RI

Komisi III DPR RI Kunjungi Polda Banten, Kapolda Paparkan Penguatan Penegakan Hukum

Kamis, 24 September 2026 15:38
Deden Syukron wafat

Tokoh Kabupaten Tangerang Deden Syukron Tutup Usia

Rabu, 23 September 2026 14:26
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Selasa, 17 Maret 2026 14:08
Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Selasa, 17 Maret 2026 13:21
Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Selasa, 17 Maret 2026 13:06

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Asian Games 2026

Jadi Penentu Indonesia Raih Emas Beregu Putra Asian Games 2026, Ini Kata Zaki Ubaidillah

by Nurabidin
Jumat, 25 September 2026 17:22
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – M. Zaki Ubaidillah tampil sebagai penentu kemenangan Tim Beregu Putra Bulutangkis Indonesia untuk meraih medali emas Asian...

Program Optimalisasi Lahan tahap dua

Program Oplah Tahap Dua Kabupaten Serang Sasar 1.000 Hektare Lahan

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 25 September 2026 16:54
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Program Optimalisasi Lahan (Oplah) tahap dua di Kabupaten Serang memasuki tahap Forum Group Discussion (FGD) dan sosialisasi...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.