slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Pemkab Sepakat Negosiasi Ulang Soal Penertiban Dadap

Redaksi by Redaksi
12-05-2016 12:12:41
in Berita Utama, Umum
Dadap

Bentuk penolakan surat peringatan II (SP II) dan penggusuran mewarnai tembok di sepanjang Jalan Dadap Cheng In, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Rabu (11/5). (Foto: Khanif Lutfi)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

TIGARAKSA – Alotnya penertiban lokalisasi Dadap Cheng In memaksa Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menemui Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto di Markas Polda Metro Jaya (PMJ), Rabu (11/5). Pertemuan itu membahas penanganan antara aparat dan Pemkab Tangerang terkait penertiban kawasan lokalisasi Dadap Ceng In.

Hasil pertemuan disepakati harus ada negosiasi ulang. Kapolda dan Pemkab Tangerang bersepakat untuk cooling down sebelum penertiban. “Pertemuan tadi (kemarin-red), kita memaparkan langkah demi langkah sosialisasi termasuk pendataan, dokumentasi, dan sebagainya,” ujar Zaki, seperti dilansir Harian Radar Banten.

Baca Juga :

95 Eks PSK Dadap Akhirnya Dipulangkan

Penertiban Dadap Masih Menggantung

Meski Ditentang Soal Penertiban Dadap, Bupati Zaki Terus Melawan

Soal Penertiban Dadap, Ombudsman Minta Penyerahan SP-III Ditunda

Dikatakan Zaki, pertemuannya dengan Polda Metro Jaya juga untuk mengevaluasi penanganan massa hingga terjadi bentrok. Ada beberapa catatan mulai dari penolakan kedatangan Satpol PP dan pengamanan superketat dari aparat gabungan. “Intinya, kita mengoreksi kembali hasil yang kita lakukan kemarin. Langkah persuasif dan taktis harus didahulukan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya.

Zaki menjelaskan, sosialisasi sudah digelar sejak Januari. Pendataan dan penandaan rumah yang akan ditertibkan juga sudah dilakukan. “Sosialisasi pendataan sudah kita upload ke YouTube. Ini semua saya beberkan ke Kapolda bahwa apa yang dilakukan Pemkab sudah sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujarnya.

Meski ditunda, sambung Zaki, langkah penertiban tetap dilakukan. Sejumlah evaluasi seperti kesalahpahaman akan diminimalkan agar bentrokan bisa dihindari. “Sudah kita lakukan. Sebetulnya kalau kita lihat itu koordinasi komunikasi sudah cukup, tapi mungkin harus lebih intensif lagi ke depan,” paparnya.

Dari pantauan Harian Radar Banten, sehari setelah bentrok, suasana eks-lokalisasi Dadap Cheng In, Kosambi, Kabupaten Tangerang, berangsur kondusif. Meski demikian, itu hanya tampak dari luar, tetapi di dalam kampung sejumlah warga masih bertahan dengan senjata. Malah ada yang sedang menggerinda selang besi menjadi tombak dadakan. “Lumayan buat jaga-jaga,” ujar salah satu warga yang namanya tak ingin disebut.

Aparat kepolisian sudah tidak tampak di lokasi tersebut. Lalu lintas kembali normal. Kendaraan kecil dan besar sudah bisa melewati lokasi tersebut. Meski demikian, sisa abu bekas pembakaran ban membuat Jalan Kali Perancis menghitam. Beberapa warga lainnya sudah melakukan aktivitas melaut. Beberapa coretan di dinding atas penolakan surat peringatan (SP) II pun terlihat. Di antaranya, ‘Kami Menolak Digusur’, ‘Jangan Harap Bisa Gusur Kami’, ‘Kami Menolak SP2’ dan ‘Hentikan Proyek Reklamasi Pantai Dadap’.

Meski awalnya warga menolak awak media memasuki perkampungan, lambat laun warga menerimanya. Salah satu warga Dadap Heru Irawan mengatakan, dirinya akan tetap bertahan, meskipun digusur. Alasannya, tempat tersebut merupakan tempatnya mencari nafkah. Tidak ada keahlian lain selain menjadi nelayan. “Saya cuma bisa berlayar saja Mas, enggak bisa ngapa-ngapain,” katanya.

Ia pun mengaku menolak ganti rugi yang ditawarkan Pemkab Tangerang. Biaya ganti rugi yang belum disepakati harganya pun dinilai tidak sebanding dengan segala penghidupannya. Terlebih, tempat tinggal seperti rumah susun dan kontrakan yang dijanjikan Pemkab masih belum jelas. “Kalau kami tinggal di kontrakan, bagaimana kami bisa melaut? Kami juga akan jauh dari kapal, padahal kami harus siaga apabila laut pasang dan surut. Terlalu jauh apabila kami tinggal di kontrakan. Intinya sih kami mau tetap tinggal di sini. Enggak mau pindah,” papar Heru.

Pria yang sudah tinggal 41 tahun di Dadap ini pun mengaku rencana Pemkab membangun rumah susun hanya akal-akalan saja. Dirinya tidak setuju dengan penggusuran rumah warga.

Sementara itu, Ketua RW 03 Suhanda mengatakan, pihaknya belum mendapatkan kepastian mengenai penertiban itu. Panasnya suasana kemarin adalah bentuk spontanitas warga Dadap. Mulai dari pengamanan hingga sikap represif dari aparat. “Banyak yang marah karena seperti diusir layaknya penjahat. Kita menginginkan penempelan SP II tidak membawa aparat apalagi pakai senjata antihuru-hara,” jelasnya.

Dikatakannya, warga khawatir pembebasan lahan ini membuat mata pencarian mereka hilang untuk selamanya. Penghasilannya sebagai nelayan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Hal itu terjadi setelah adanya reklamasi Muara Dadap dan Teluk Kamal. (Togar Harahap/Khanif Lutfi/Radar Banten)

Tags: Penertiban Dadap Cheng In
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Lantik DPRt Partai Perindo, Hary Tanoe Sambangi Cilegon

Next Post

Bantu UMKM, Pemkab Serang Jalin Kerja Sama dengan Jamkrida

Related Posts

PSK Dadap
Berita Utama

95 Eks PSK Dadap Akhirnya Dipulangkan

by Redaksi
Rabu, 29 Juni 2016 12:51

TIGARAKSA - Sutinah (35) hanya bisa tertunduk. Air matanya tumpah. Wanita yang sudah 17 tahun malang melintang menjadi kupu-kupu malam...

Read moreDetails

Penertiban Dadap Masih Menggantung

Meski Ditentang Soal Penertiban Dadap, Bupati Zaki Terus Melawan

Soal Penertiban Dadap, Ombudsman Minta Penyerahan SP-III Ditunda

Warga Lokalisasi Dadap Acuhkan Tawaran Damai dari Pemkab

Walhi: Penertiban Dadap Cuma Kedok

Dadap Memanas, Bupati Zaki: Jangan Mudah Terprovokasi

Penyerahan SP II di Dadap Berujung Bentrok

Banyak Penolakan, SP II Penertiban Dadap Jalan Terus

Pasca SP I, Dadap Cheng In Masih Belum Kondusif

Next Post
Jamkrida

Bantu UMKM, Pemkab Serang Jalin Kerja Sama dengan Jamkrida

ATN

ATN Ngaku Ditawari Kursi Gerindra Banten

Suhendi

18 Siswa SMP dan MTs Kota Cilegon Ikut Ujian Susulan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Aksesmu dan Noovoleum Edukasi Pengelolaan Minyak Jelantah Berkelanjutan bagi Masyarakat dan Pelaku Usaha Mikro

Aksesmu dan Noovoleum Edukasi Pengelolaan Minyak Jelantah Berkelanjutan bagi Masyarakat dan Pelaku Usaha Mikro

Sabtu, 6 Juni 2026 06:48
Lapas Kelas IIA Serang Bagikan Voucher Wartelsus Gratis, WBP Bisa Menjalin Silaturahmi dengan Keluarga

Lapas Kelas IIA Serang Bagikan Voucher Wartelsus Gratis, WBP Bisa Menjalin Silaturahmi dengan Keluarga

Sabtu, 6 Juni 2026 06:30
Survei Kepuasan Masyarakat Tinggi, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Apresiasi Program Nasional Presiden Prabowo

Survei Kepuasan Masyarakat Tinggi, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Apresiasi Program Nasional Presiden Prabowo

Sabtu, 6 Juni 2026 05:47
Pelatihan petani milenial di lahan Taruna Tani Al Prakarsa, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Jumat 5 Juni 2026.

Pemkab Tangerang Gencarkan Integrated Farming untuk Cetak Petani Milenial

Jumat, 5 Juni 2026 18:40
Kepala Disdukcapil Kota Serang, Karsono saat melakukan operasi kependudukan

Disdukcapil Jaring Ratusan Pendatang di Kota Serang Lewat Operasi Kependudukan

Jumat, 5 Juni 2026 18:05
Ketua PP IMC Ahmad Maki meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis hingga ke tingkat SPPG dan pengelola dapur di daerah.

Kepala BGN Ditangkap, PP IMC Minta Pengelola Dapur di Daerah Ikut Diperiksa

Jumat, 5 Juni 2026 17:44
Aksesmu dan Noovoleum Edukasi Pengelolaan Minyak Jelantah Berkelanjutan bagi Masyarakat dan Pelaku Usaha Mikro

Aksesmu dan Noovoleum Edukasi Pengelolaan Minyak Jelantah Berkelanjutan bagi Masyarakat dan Pelaku Usaha Mikro

Sabtu, 6 Juni 2026 06:48
Lapas Kelas IIA Serang Bagikan Voucher Wartelsus Gratis, WBP Bisa Menjalin Silaturahmi dengan Keluarga

Lapas Kelas IIA Serang Bagikan Voucher Wartelsus Gratis, WBP Bisa Menjalin Silaturahmi dengan Keluarga

Sabtu, 6 Juni 2026 06:30
Survei Kepuasan Masyarakat Tinggi, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Apresiasi Program Nasional Presiden Prabowo

Survei Kepuasan Masyarakat Tinggi, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Apresiasi Program Nasional Presiden Prabowo

Sabtu, 6 Juni 2026 05:47
Pelatihan petani milenial di lahan Taruna Tani Al Prakarsa, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Jumat 5 Juni 2026.

Pemkab Tangerang Gencarkan Integrated Farming untuk Cetak Petani Milenial

Jumat, 5 Juni 2026 18:40
Kepala Disdukcapil Kota Serang, Karsono saat melakukan operasi kependudukan

Disdukcapil Jaring Ratusan Pendatang di Kota Serang Lewat Operasi Kependudukan

Jumat, 5 Juni 2026 18:05
Ketua PP IMC Ahmad Maki meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis hingga ke tingkat SPPG dan pengelola dapur di daerah.

Kepala BGN Ditangkap, PP IMC Minta Pengelola Dapur di Daerah Ikut Diperiksa

Jumat, 5 Juni 2026 17:44

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Aksesmu dan Noovoleum Edukasi Pengelolaan Minyak Jelantah Berkelanjutan bagi Masyarakat dan Pelaku Usaha Mikro

Aksesmu dan Noovoleum Edukasi Pengelolaan Minyak Jelantah Berkelanjutan bagi Masyarakat dan Pelaku Usaha Mikro

by Fahmi
Sabtu, 6 Juni 2026 06:48

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Aksesmu berkolaborasi dengan Noovoleum menghadirkan program edukasi pengelolaan minyak...

Lapas Kelas IIA Serang Bagikan Voucher Wartelsus Gratis, WBP Bisa Menjalin Silaturahmi dengan Keluarga

Lapas Kelas IIA Serang Bagikan Voucher Wartelsus Gratis, WBP Bisa Menjalin Silaturahmi dengan Keluarga

by Fahmi
Sabtu, 6 Juni 2026 06:30

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang kembali membagikan voucher warung telekomunikasi khusus (wartelsus) gratis kepada warga binaan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak