SERANG – Korps Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Puteri (KOHATI) Cabang Serang mengecam berbagai bentuk pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak yang beberapa waktu terakhir sering terjadi. Kecaman ini disampaikan melalui Ketua Umum KOHATI dalam pembukaan Musyawarah KOHATI Komisariat Ekonomi Untirta, Untirta Kota Serang (23/5/2016).
Menurut Mudawaroh, pihaknya miris melihat kondisi sosial di mana banyak sekali pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak terlebih bahkan sampai berujung pada pemerkosaan dan pembunuhan. “Akhir-akhir ini medsos diramaikan oleh banyak kasus-kasus pelecehan, terlebih bahkan berujung pada pemerkosaan dan pembunuhan,” katanya.
Tentu hal itu sangat tidak dibenarkan, lanjutnya, menggunakan tinjauan apapun. Sebab kekerasan dan kejahatan terhadap perempuan itu kejahatan luar biasa. “Hal demikian kami kira harus dibasmi. Jangan sampai ada lagi perempuan dan anak jadi korban kekerasan!” kata Mudawaroh.
Untuk itu, KOHATI mendesak para penegak hukum dan para pemegang kebijakan di pemerintahan untuk bekerja maksimal dalam meningkatkan keamanan dan perlindungan terhadap masyarakat.
Pendapat serupa dikemukakan Ketua Umum HMI Cabang Serang Abdul Basyar. Dia menghimbau kepada Kader KOHATI agar selalu berpegang teguh terhadap Tujuan Organisasi. “Dalam kasus ini tentu kita sebagai kader ummat dan bangsa siap mengawal sampai tuntas kasus-kasus pelecehan terhadap perempuan,” katanya. (Adef)








