SERANG – Anggaran pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2017 pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten dipotong Rp49 miliar dari anggaran yang diajukan. Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua KPU Provinsi Banten, Agus Supriyatna saat ditemui, hari ini, di kantor KPU Provinsi Banten.
Dalam kesempatan tersebut Agus membenarkan jika ada informasi pemotongan anggaran untuk Pilgub, namun sampai hari ini menurut Agus dirinya secara kelembagaan belum menerima surat atau pemberitahuan dalam bentuk lain dari Pemprov Banten terkait pemangkasan tersebut.
“Kita sekarang tunggu saja, bagaimana keputusan resminya dari Pemprov Banten,” ujar Agus, Rabu (22/6).
Sementara itu, salah satu komisioner KPU Banten, Syaiful Bahri mengatakan, jika pemotongan tersebut benar terjadi, maka konsekuensi utama adalah pemotongan honor untuk aparatur yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilgub ini.
Menurut Syaiful, sementara ini dampak yang sangat terasa adalah pemotongan honor. Dampak lainnya tentu ada, namun menurut Syaiful tergantung pada kepastian pemotongan anggaran.
“Anggaran yang dibutuhkan sudah sesuai dengan perhitungan pelaksanaan Pilgub, hari H (pemungutan suara)-nya saja menghabiskan anggara Rp75 miliar, kalau dipotong, berarti hanya mendapatkan Rp100 miliar, berarti sisanya untuk persiapan dan keperluan lain hanya Rp25 miliar,” katanya. (Bayu)








