slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Banjir Lebak-Pandeglang Meluas

Redaksi by Redaksi
11-02-2017 12:03:14
in Berita Utama, Umum
Banjir Lebak-Pandeglang Meluas

Bupati Pandeglang Irna Narulita menggunakan perahu karet memantau banjir di Kecamatan Munjul. Irna langsung menginstruksikan jajarannya agar segera membantu korban banjir.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG – Banjir di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak meluas. Rumah yang terendam pun semakin banyak.

Di Kabupaten Pandeglang, pada Kamis (9/2), banjir merendam Kecamatan Panimbang, Munjul, Cikeusik, Angsana, dan Sobang. Kemarin (10/2), banjir meluas hingga ke Kecamatan Patia, Sukaresmi, dan Perdana.

Baca Juga :

Banjir, Fondasi Jembatan Cijango Longsor

Kali Penuh Sampah Rumah Tangga, Edukasi Warga Lebih Penting dari Membersihkan Kali

Pansus DPRD Ungkap PR Besar Tangsel: Banjir Sampah hingga Kemacetan

Mengatasi Banjir di Kota Serang, Tiga Sungai Dinormalisasi

Banjir dengan ketinggian tiga meter itu terjadi sejak dini hari akibat Sungai Ciliman, Cimandahan, dan Cilatak meluap dari air kiriman dari hulu di Kabupaten Lebak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang mencatat, sebanyak 3.724 rumah dan 653 hektare tanaman padi siap panen terendam.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pandeglang Dadi Supriadi mengatakan, para korban sudah mulai pulang ke rumah masing-masing. “Sebagian pengungsi sudah kembali,” kataya.

Akses menuju Kecamatan Sobang masih tertutup banjir dengan ketinggian satu setengah meter. Seperti ruas Jalan Panimbang-Sobang, tepatnya di Jembatan Solodengan, Desa Panimbangjaya, tidak bisa dilalui kendaraan. Tim BPBD, sejumlah pejabat Pemkab, dan kepolisian harus menggunakan perahu karet saat meninjau korban banjir Sobang.

Kepala Bidang Tanaman pada Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang Muhamad Nasir mengatakan, banjir merendam 653 hektare tanaman padi siap panen, tersebar di Kecamatan Cikeusik, Sobang, dan Angsana. “Kasihan petani, ada yang usia tanamnya sudah 100 hari, dan sudah 80 hari. Kalau lama terendam, bisa gagal panen,” katanya.

IRNA TINJAU BANJIR

Bupati Irna Narulita meninjau lokasi banjir di Desa Munjul, Kecamatan Munjul. Rombongan Bupati tiba di lokasi banjir pukul 15.00 WIB, bersama dengan rombongan dari BPBD Kabupaten Pandeglang, Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, dan beberapa kepala SKPD dengan membawa bantuan seperti makanan cepat saji, obat-obatan, tenda, dan bantuan lainnya.

Setibanya di lokasi, Irna menginstruksikan kepada pegawainya untuk memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan, serta sebagian bantuan disimpan di tenda pengungsian yang lokasinya di dekat Kecamatan Munjul, dan bisa dipergunakan apabila ada yang membutuhkan.

Irna bersama Dadi Supriadi dan sejumlah pegawai Taruna Siaga Bencana (Tagana) setempat naik perahu karet untuk melihat kondisi rumah warga yang terendam banjir. Orang nomor satu di Kabupaten Pandeglang itu menanyakan kondisi kesehatan warga satu demi satu. Kebanyakan warga mengeluhkan agar pemerintah segera mencari solusi agar musibah banjir tidak terjadi lagi di Munjul. Selain itu, ada juga warga yang meminta bantuan obat-obatan kepada Irna karena sebagian warga ada yang mulai diserang penyakit gatal-gatal.

Selesai melihat kondisi masyarakat, Irna melanjutkan pemeriksaan ke tenda pengungsian yang letaknya tidak terlalu jauh dari lokasi banjir. Di tempat itu, Irna meminta kepada pegawai untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga dan memberikan pertolongan apabila ada warga yang diserang penyakit, atau kekurangan makanan.

“Ibu (Irna menyebut namanya-red) minta, semua warga Ibu ini agar sabar. Jangan mikirin barang-barang yang kena banjir dulu, lebih baik pikirin keselamatan dulu karena itu jauh lebih penting,” ujarnya.

Irna mengatakan, apabila ada warga yang terkena penyakit atau membutuhkan bantuan, segera menghubungi petugas yang ada di lapangan. “Ibu (Irna menyebut namanya-red) sudah meminta kepada para petugas agar segera melayani warga, karena keselamatan warga masyarakat sangat penting,” katanya.

BANJIR LEBAK

Sementara itu, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menyatakan, dampak banjir di Lebak juga meluas. Pada awalnya, BPBD menginformasikan wilayah terdampak banjir hanya 13 kecamatan. Namun, kemarin jumlah wilayah terdampak banjir mencapai 17 kecamatan. Rumah yang terendam ada 1.907 unit. Warga diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan, mengingat hujan masih mengguyur wilayah Lebak.

Intensitas hujan yang tinggi tidak hanya merendam rumah di 17 kecamatan. Namun juga, menyebabkan delapan jembatan gantung di Lebak putus dan hanyut, empat ruas jalan ambles, lima sekolah ikut terendam dan ratusan hektare sawah yang telah ditanami padi ikut terendam.

“Saya turut berduka dengan bencana banjir ini. Warga tetap tabah dan meningkatkan kewaspadaan, walau banjir secara keseluruhan sudah mulai surut,” ujar Iti.

Dia mengatakan, tim tanggap darurat bencana di bawah koordinator Asda II dan BPBD Lebak dibantu tim relawan bencana seperti Tagana, PMI, Dinkes, kecamatan, desa dan masyarakat bahu-membahu membantu warga yang tertimpa bencana.

“Daerah kita (Lebak) sebagian besar merupakan daerah bencana. Karena itu, kita senantiasa waspada saat hujan turun dengan intensitas curah cukup tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, koordinator penanganan bencana Pemkab Lebak Budi Santoso mengatakan, saat ini kondisi air mulai surut, meskipun hujan masih mengguyur. “Masih tanggap darurat bencana banjir dan longsor. Untuk wilayah cekungan seperti Banjarsari, Sobang sudah mulai surut, tapi genangan air masih ada,” kata Budi. (Nurabidin Ence-Adib F-Herman/Radar Banten)

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya beserta jajarannya memantau jalan Saketi-Malingping yang ambles diterjang hujan. Kondisi itu membuat arus lalu lintas dialihkan sementara.
Tags: Banjir
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Wow! Wiro Sableng 212, Film Indonesia Rasa Hollywood

Next Post

Love Story: Enggak Diajak Narsis, Uneh Bengis

Related Posts

Banjir, Fondasi Jembatan Cijango Longsor
Pandeglang

Banjir, Fondasi Jembatan Cijango Longsor

by Purnama Irawan
Minggu, 17 Mei 2026 11:40

Fondasi Jembatan Cijango di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, longsor tergerus banjir, Minggu, 17 Mei 2026. (Foto : Purnama...

Read moreDetails

Kali Penuh Sampah Rumah Tangga, Edukasi Warga Lebih Penting dari Membersihkan Kali

Pansus DPRD Ungkap PR Besar Tangsel: Banjir Sampah hingga Kemacetan

Mengatasi Banjir di Kota Serang, Tiga Sungai Dinormalisasi

TPT Jebol di Kotasari Cilegon Dikeluhkan Warga, Ancaman Banjir Mengintai

Usai Banjir, Drainase di Cibodas Dibersihkan untuk Cegah Genangan Kembali

Dinilai Sebabkan Banjir, Kios PKL di Cipondoh Akan Ditertibkan

Naik Motor Matic Saat Hujan dan Banjir, Ini Cara Aman agar Mesin Tak Mudah Rusak

Iwan Firmansyah Ungkap Tantangan Penanganan Banjir di Kabupaten Tangerang

Berangsur Surut, Warga Banten Diminta Tetap Waspada Banjir

Next Post
Love Story

Love Story: Enggak Diajak Narsis, Uneh Bengis

Tenaga Honorer Kecamatan Simpan Gorilla di Kantor

Tenaga Honorer Kecamatan Simpan Gorilla di Kantor

Pasca Demo Warga, Pemprov Banten dan PT Mayora Lakukan Pertemuan Tertutup

Pemprov Bentuk Tim Investigasi, Kaji Ulang Perizinan PT Mayora

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

DPUPR Kota Serang Pastikan Proyek Alun-alun Rp 48,5 Miliar Tak Ganggu Betonisasi Jalan dan Fasilitas Publik

Jumat, 19 Juni 2026 11:31

Jaring Atlet Terbaik Menuju Kapolri Cup, Polda Banten Gelar Turnamen Esports Kapolda Cup 2026

Jumat, 19 Juni 2026 11:30

Tangsel ONE Terus Diintegrasikan ke Seluruh Layanan Publik

Jumat, 19 Juni 2026 11:29

Kasus Pengeroyokan Suporter Persib Bandung di Kragilan Naik Tahap Penyidikan

Jumat, 19 Juni 2026 11:28

Jalankan Program Pesisir Berdaya Lestari, PT SI Persero Transplantasi 35 Rak Terumbu Karang di Perairan Carita

Jumat, 19 Juni 2026 11:26

Divonis 2 Tahun Dalam Kasus Suap PTSL Tangerang, Jimmy Lie Banding

Jumat, 19 Juni 2026 11:25

DPUPR Kota Serang Pastikan Proyek Alun-alun Rp 48,5 Miliar Tak Ganggu Betonisasi Jalan dan Fasilitas Publik

Jumat, 19 Juni 2026 11:31

Jaring Atlet Terbaik Menuju Kapolri Cup, Polda Banten Gelar Turnamen Esports Kapolda Cup 2026

Jumat, 19 Juni 2026 11:30

Tangsel ONE Terus Diintegrasikan ke Seluruh Layanan Publik

Jumat, 19 Juni 2026 11:29

Kasus Pengeroyokan Suporter Persib Bandung di Kragilan Naik Tahap Penyidikan

Jumat, 19 Juni 2026 11:28

Jalankan Program Pesisir Berdaya Lestari, PT SI Persero Transplantasi 35 Rak Terumbu Karang di Perairan Carita

Jumat, 19 Juni 2026 11:26

Divonis 2 Tahun Dalam Kasus Suap PTSL Tangerang, Jimmy Lie Banding

Jumat, 19 Juni 2026 11:25

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

DPUPR Kota Serang Pastikan Proyek Alun-alun Rp 48,5 Miliar Tak Ganggu Betonisasi Jalan dan Fasilitas Publik

by Nahrul Muhilmi
Jumat, 19 Juni 2026 11:31

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang memastikan pembangunan Alun-alun Kota Serang senilai Rp48,5 miliar...

Jaring Atlet Terbaik Menuju Kapolri Cup, Polda Banten Gelar Turnamen Esports Kapolda Cup 2026

by Fahmi
Jumat, 19 Juni 2026 11:30

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polda Banten bekerja sama dengan Esports Indonesia (ESI) Provinsi Banten dan Indonesia Esports Association (IESPA) akan menggelar...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak