SERANG – Dari 11 kandidat yang mengambil formulir pendaftaran penjaringan bakal calon walikota dan wakil walikota Serang periode 2018-2023 di DPC Partai Demokrat Kota Serang, hanya delapan yang mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan hingga hari terakhir jadwal pengembalian, kemarin.
Delapan orang itu yang akan memperebutkan restu Demokrat, yakni Nuraeni, Amanudin Toha, Subadri Usuludin, Lalu Atarussalam Rais, Ranta Suharta, Yhanu Setyawan, Wahyudin Djahidi, dan Vera Nurlaela Jaman. Sedangkan tiga orang lain tidak mengembalikan, yaitu Lukman Hakim, Agus Setiawan, dan Ayip Najib.
Plt Ketua DPD Demokrat Banten Aeng Haerudin yakin delapan kandidat yang mengembalikan formulir merupakan orang-orang yang mumpuni, bagus, dan serius untuk memimpin Kota Serang. “Lengkap. Ada politisi, birokrat, mantan birokrat, akademisi, dan tokoh masyarakat, atau pengusaha,” ujar Aeng di sekretariat DPC Partai Demkorat Kota Serang, Senin (10/7).
Kata dia, setelah ini, sesuai jadwal tahapan penjaringan, yakni melakukan sosialisasi ke masyarakat. Hal itu dilakukan untuk mengetahui kandidat yang diinginkan rakyat Kota Serang untuk maju menjadi walikota Serang. Selain itu, tim penjaringan juga akan melakukan survei yang dilakukan oleh lembaga survei nasional. “Setelah itu, nanti DPC melaporkan hasil survei ke DPD dan ke DPP,” tuturnya.
Aeng mengatakan, kemungkinan besar tiga pasang bakal calon yang direkomendasikan ke DPP. Selain dilihat dari hasil surveinya, yang menjadi pertimbangan lain untuk direkomendasikan, yaitu penyampaian visi misi serta melihat kesiapan masing-masing bakal calon. “Kami sih berharap prioritas kader internal yang maju, tapi kalau hasil surveinya di bawah, ya kami tidak memaksakan itu,” tandasnya.
Menurut Aeng, calon walikota dan wakil walikota diputuskan satu paket. Apabila nanti ada wakil yang diusulkan oleh partai koalisi, maka akan dibahas kembali.
Ia mengatakan, untuk koalisi, DPD Demokrat Banten juga berkomunikasi dengan pimpinan DPD partai lainnya. Ia juga meminta ketua DPC juga melakukan komunikasi dengan partai lain di tingkat kota “Kami berharap mendapat calon terbaik dari yang baik agar bisa membangun Kota Serang lebih baik lagi,” tuturnya.
Ketua Tim Penjaringan Calon Walikota dan Wakil Walikota Serang Periode 2018-2023 DPC Partai Demokrat Kota Serang Hidayatuddin mengatakan, kandidat balon yang tidak mengembalikan formulir pendaftaran mempunyai alasan beragam. “Ada yang masih menunggu orang dan ada yang tidak mendapat restu dari keluarganya untuk maju di Pilkada Kota Serang,” ungkapnya.
Setelah pengembalian formulir selesai, rangkaian penjaringan dilanjutkan dengan penyampaian visi misi yang rencananya digelar 1 Agustus. Kemudian pada 1 sampai 30 Oktober dilakukan proses survei.
Sementara itu, kemarin, Vera Nurlaela Jaman menjadi penutup pengembalian formulir di partai berlambang bintang mercy itu. Istri Walikota Serang Tb Haerul Jaman itu mengaku optimis bakal direkomendasikan Demokrat.
“Kami berharap dapat diterima sehingga bisa bersama-sama menata Kota Serang lebih baik lagi,” tuturnya. Namun, hingga saat ini, Vera belum menentukan pendamping untuk maju di pilkada nanti.
Baginya, pendamping pada pilkada harus memiliki kesamaan visi dan misi untuk membangun Kota Serang Cantik yang artinya cerdas, aman, nyaman, tertata, indah, dan kreatif. (Rostinah/RBG)









