SERANG – Partai Gerindra memberikan waktu dua minggu terhadap Partai Golkar untuk memberikan jawaban berkoalisi pada kontestasi Pilkada Kota Serang 2018. Bila belum menentukan sikap maka Gerindra akan mengambil langkah sendiri.
“Kalau sampai dua minggu ke depan tidak ada jawaban, izinkan saya sebagai sahabat mengambil langkah lain,” kata Ketua DPP Partai Gerindra Desmon J Mahesa saat konferensi pers usai membuka Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) Partai Gerindra Kota Serang di Hotel Le Dian, Kota Serang, Minggu (10/9).
Waktu dua minggu tersebut, kata Desmond, merupakan usulan dari DPP Gerindra agar partai bisa bersikap dan mempersiapkan langkah selanjutnya menyambut Pilkada 2018.
Idealnya, lanjut dia,.pada saat acara konfercab tersebut, Gerindra mengumumkan berkoalisi supaya cepat menentukan langkah ke depan.
“DPP dan DPD bisa menentukan langkah-langkah penjaringan secara terbuka. Bila dua minggu ini ada kesepakatan dengan Golkar, kita tidak akan membuka penjaringan,” paparnya.
Seandainya ada kesepakatan dengan Golkar untuk berkoalisi, ia mengatakan, Golkar harus menggandeng salah satu kader terbaik Gerindta untuk Pilkada Kota Serang.
“Kalau berkoalisi dengan Golkar. Nomor satu atau nomor dua harus dari kader Gerindra,” tegasnya.
Dewan Pembina Partai Golkar Kota Serang Tb Haerul Jaman mengatakan bahwa pihaknya cukup baik dalam berkomunikasi dengan Gerindra. Ia akan sampaikan tenggat waktu dari Gerindra, kemudian akan dibahas di internal partainya.
“Akan kami sampaikan. Selama ini Gerindra selalu bekerjasama, bersinergi dalam mengawal program-program pemerintah. Komunikasi, koordinasi kami cukup baik,” jelasnya usai acara pembukaan Konfercab Gerindra.
Diketahui, dua orang yang akan diusung dari Partai Gerindra adalah Ketua DPC Partai Gerindra Kota Serang, Budi Rustandi dan Nurhasan. Sedangkan dari Partai Golkar sendiri sudah mengumumkan bakal calon yang akan diusung adalah Vera Nurlaela Jaman. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).











