slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Air Keras Sebabkan Sel Kulit Mati

Redaksi by Redaksi
28-11-2017 14:05:19
in Berita Utama, Hukum
Air Keras Sebabkan Sel Kulit Mati

Seorang perawat memeriksa salah satu korban gagal debus di RS Mitra Husada, Kabupaten Tangerang, Senin (27/11).

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

POLRES Metro Tangerang Kota mengidentifikasi bahwa cairan yang disiramkan kepada 14 murid Didi merupakan air keras jenis asam sulfat. Ya, asam sulfat sangat berbahaya jika terkena bagian tubuh yang rentan seperti kulit dan mata.

Dokter kulit Dermatologi Teddy Prasetyono mengatakan, sifat asam sulfat merupakan cairan korosif dan mengakibatkan kulit merasa terbakar. ”Jika diteteskan ke besi saja bisa meleleh, apalagi kulit kita yang lemah ini,” terang alumnus Universitas Padjajaran itu kepada Radar Banten di BSD Serpong, Senin (27/11).

Baca Juga :

Tiru Tari Kecak Bali, Pemkot Serang Mau Bangun Panggung Wisata di Banten Lama

Lestarikan Budaya, Relawan GMGM Kumpulkan Ratusan Pendekar Dukung Ganjar-Mahfud

Peringatan HUT ke-78 TNI di Kodim 0601/Pandeglang, Meriah oleh Aksi Debus

Cinta Budaya Banten, Danrem 064/Maulana Yusuf Wajibkan Babinsa Bisa Debus

Dijelaskannya, luka bakar akibat asam sulfat berpotensi lebih buruk ketimbang luka bakar akibat asam kuat lainnya. Hal itu dikarenakan, asam tersebut merusak bagian kulit lapisan awal (termal sekunder) akibat pelepasan panas oleh reaksi asam sulfat dengan air.

Dalam perhitungannya, sambung Teddy, larutan asam sulfat yang sama atau lebih dari 1,5 M diberi label corrosive (korosif), dan larutan lebih besar dari 0,5 M dan lebih kecil dari 1,5 M diberi label irritant (iritan). “Selain berbahaya bagi kulit dan jaringan tubuh, asam ini bisa mengganggu saluran pernapasan. Jika terhirup lama akan merusak paru-paru,” jelas dokter bedah plastik yang membuka praktik di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, itu.

Menurutnya, bahaya asam sulfat terasa mulai dari taraf kecil seperti tidak sengaja terkena tetesan dari asam sulfat dalam jumlah yang sedikit. “Meskipun sedikit, namun dapat menyebabkan kulit terasa perih dan sakit, seperti soda api. Rasanya seperti tertusuk jarum, tapi jarumnya banyak,” terangnya.

Lalu, asam sulfat akan memberikan rasa perih dan terbakar yang sangat lama dan memiliki intensitas del (del-adalah unit rasa sakit) yang jauh lebih tinggi daripada dicubit.

“Jadi, untuk mengatasinya bisa dengan air bersih yang mengalir. Saya enggak tahu, apakah saat tes kekebalan itu tidak dibasuh atau malah dibiarkan begitu saja hingga orangnya menahan perih,” kata pria murah senyum itu.

Efek bahaya lainnya adalah asam itu akan merusak jaringan kulit dan membuat kulit terkelupas. Hal itu terjadi ketika mengalami kontak dengan asam sulfat dalam jumlah yang sangat banyak.

“Kalau sudah terkena guyuran air keras maka jaringan sel-sel kulit menjadi rusak dan juga mati. Jadi, kulit penderitanya kelihatan seperti terkelupas,” terangnya.

Hal yang paling menyakitkan lainnya dari bahaya asam sulfat adalah jika terkena mata menyebabkan munculnya iritasi pada bagian mata dan dapat menyebabkan mata menjadi terasa sangat perih dan kesakitan. “Jika hal ini dibiarkan berlarut maka mata menjadi terasa merah dan kemungkinan mengalami penurunan penglihatan. Caranya, jika terkena tetesan langsung dibasuh dengan air bersih,” tandasnya.

Dihubungi terpisah, dokter kulit lainnya, dr Edy Santoso menerangkan proses pemulihan luka akibat air keras bervariasi. “Hal itu tergantung dari lama kontaknya, kepekatan, hingga bagian tubuh mana yang terkena,” ujarnya.

Kata dia, makin lama kontak tubuh dengan air keras maka lukanya juga semakin berat. Begitu juga dengan kepekatan. Selain itu, bagian kulit yang tipis sangat rentan menyebabkan luka berat. Misalnya, wajah hingga kemaluan.

Kata dia, air keras yang mengenai telapak tangan yang kondisi kulitnya tebal dengan punggung tangan yang tipis tentu akan berbeda lukanya. Kulit yang tebal dapat tahan apabila terkena air keras sebentar, tapi kulit yang tipis tentu langsung menyebabkan luka berat.

Ia mengatakan, luka akibat terkena air keras dapat disembuhkan. Hanya saja, waktu yang dibutuhkan tentu berbeda-beda tergantung seberapa berat lukanya. Namun, bekas luka bakar akibat air keras maupun api akan tetap membekas. “Tapi, lagi-lagi tergantung kondisinya,” terang Edy. (Togar H-Rostinah/RBG)

Tags: Debus
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Suami Istri Diduga Sebarkan Paham Sesat di Pandeglang‎

Next Post

Ini Komentar MUI Soal Pasutri Diduga Sebarkan Paham Sesat di Pandeglang

Related Posts

Kota Serang

Tiru Tari Kecak Bali, Pemkot Serang Mau Bangun Panggung Wisata di Banten Lama

by Nahrul Muhilmi
Minggu, 16 Februari 2025 06:06

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang tengah berupaya meningkatkan daya tarik wisatanya...

Read moreDetails

Lestarikan Budaya, Relawan GMGM Kumpulkan Ratusan Pendekar Dukung Ganjar-Mahfud

Peringatan HUT ke-78 TNI di Kodim 0601/Pandeglang, Meriah oleh Aksi Debus

Cinta Budaya Banten, Danrem 064/Maulana Yusuf Wajibkan Babinsa Bisa Debus

Mengenal Kesenian Debus Banten, Orang Banten Wajib Tahu!

Banten Tampilkan Debus di Temu Karya Taman Budaya se Indonesia

Sudah Lama Absen, Banten Unjuk Gigi di Pentas Nasional

Bersama Lestarikan Debus

Gagal Debus, Keberadaan Sang Guru Masih Misterius

Debus, Harus Diawali dengan Puasa hingga Zikir

Next Post
Suami Istri Diduga Sebarkan Paham Sesat di Pandeglang‎

Ini Komentar MUI Soal Pasutri Diduga Sebarkan Paham Sesat di Pandeglang

Ada 5.000 Pabrik Belum Terapkan K3

Ada 5.000 Pabrik Belum Terapkan K3

Pabrik Mobil asal Tiongkok Resmi Dibuka di Cikande

Pabrik Mobil asal Tiongkok Resmi Dibuka di Cikande

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Layanan Pemakaman Tangsel

Disperkimta Jelaskan Mekanisme Layanan Pemakaman di Tangsel

Rabu, 10 Juni 2026 20:50
Pertagas Salurkan Mesin Cultivator untuk Dukung Ketahanan Pangan di Pamulang

Pertagas Salurkan Mesin Cultivator untuk Dukung Ketahanan Pangan di Pamulang

Rabu, 10 Juni 2026 18:55
Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Serang Ditetapkan

Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Serang Ditetapkan

Rabu, 10 Juni 2026 17:46
RSUD Tigaraksa Bareng PMI Gelar Donor Darah Rutin

RSUD Tigaraksa Bareng PMI Gelar Donor Darah Rutin

Rabu, 10 Juni 2026 17:38
Binus School Serpong Gandeng Damai Indah Golf Kembangkan Bakat Siswa Lewat Ekskul Golf

Binus School Serpong Gandeng Damai Indah Golf Kembangkan Bakat Siswa Lewat Ekskul Golf

Rabu, 10 Juni 2026 17:00
Kantor Pertanahan Kota Serang Ajak Warga Urus Sertipikat Tanah Tanpa Perantara

Kantor Pertanahan Kota Serang Ajak Warga Urus Sertipikat Tanah Tanpa Perantara

Rabu, 10 Juni 2026 16:35
Layanan Pemakaman Tangsel

Disperkimta Jelaskan Mekanisme Layanan Pemakaman di Tangsel

Rabu, 10 Juni 2026 20:50
Pertagas Salurkan Mesin Cultivator untuk Dukung Ketahanan Pangan di Pamulang

Pertagas Salurkan Mesin Cultivator untuk Dukung Ketahanan Pangan di Pamulang

Rabu, 10 Juni 2026 18:55
Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Serang Ditetapkan

Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Serang Ditetapkan

Rabu, 10 Juni 2026 17:46
RSUD Tigaraksa Bareng PMI Gelar Donor Darah Rutin

RSUD Tigaraksa Bareng PMI Gelar Donor Darah Rutin

Rabu, 10 Juni 2026 17:38
Binus School Serpong Gandeng Damai Indah Golf Kembangkan Bakat Siswa Lewat Ekskul Golf

Binus School Serpong Gandeng Damai Indah Golf Kembangkan Bakat Siswa Lewat Ekskul Golf

Rabu, 10 Juni 2026 17:00
Kantor Pertanahan Kota Serang Ajak Warga Urus Sertipikat Tanah Tanpa Perantara

Kantor Pertanahan Kota Serang Ajak Warga Urus Sertipikat Tanah Tanpa Perantara

Rabu, 10 Juni 2026 16:35

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Layanan Pemakaman Tangsel

Disperkimta Jelaskan Mekanisme Layanan Pemakaman di Tangsel

by Agung S Pambudi
Rabu, 10 Juni 2026 20:50

TANGSEL,RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan...

Pertagas Salurkan Mesin Cultivator untuk Dukung Ketahanan Pangan di Pamulang

Pertagas Salurkan Mesin Cultivator untuk Dukung Ketahanan Pangan di Pamulang

by Syaiful Adha
Rabu, 10 Juni 2026 18:55

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-PT Pertamina Gas (Pertagas) menyalurkan bantuan mesin cultivator kepada Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Flamboyan dan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak