LEBAK – Berdasarkan data rekapan dari BPBD Lebak, jumlah kerusakan bangunan mencapai 1.126 unit. Jumlah kerusakan tersebut bervariasi, rusak ringan mencapai 817, rusak berat 138 dan rusak sedang 171 unit.
Jumlah kerusakan terbanyak ada di Kecamatan Malingping, yaitu rusak ringan 356, rusak berat 31 dan rusak sedang mencapai 161 unit. Kerusakan di Kecamatan Malingping lebih banyak dibandingkan dengan 20 kecamatan lain yang terdampak gempa di Kabupaten Lebak.
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan, kerusakan terparah lainnya ada di Kecamatan Cilograng dan Kecamatan Bayah. Selain rumah, gedung sekolah dan tempat peribadatan ikut rusak akibat gempa.
“Ribuan kerusakan tersebut, yang paling mengalami kerusakan berada di Kecamatan Cilograng dan Kecamatan Bayah. Posko kedaruratan pada masing-masing kecamatan yang terdampak sudah kita bangun, untuk sementara warga mengungsi,” kata Bupati Lebak saat di Lebak Selatan, Rabu (24/1).
Untuk korban jiwa, lanjut Iti, sebenarnya tidak ada. Namun ada laporan ada yang meninggal pasca gempa berhenti. “Ada yang meninggal satu orang warga Desa Sawarna setelah gempa. Namun warga yang meninggal tersebut akibat serangan jantung, bukan tertimpa reruntuhan bangunan. Dan ada enam orang yang mengalami luka ringan, namun sudah diobati dan sudah beraktivitas seperti biasa,” katanya.
Iti juga meminta bantuan kepada pemerintah pusat dan provinsi, untuk membantu memperbaiki rumah yang rusak akibat gempa.
Sementara itu, Sekertaris Desa (Sekdes) Sawarna Barat Lili Suheli mengatakan, warganya meninggal akibat terkena serangan jantung pada saat terjadinya gempa. Warga yang meninggal tersebut bernama Nana (40) asal Kampung Cikaung.
“Korban sebelumnya mengidap penyakit diabetes dan mempunyai riwayat sakit jantung. Dan saat gempa terjadi korban terkena serangan jantung,” ujarnya, Rabu (24/1).
Lili menjelaskan, sebelumnya korban sempat pingsan dan langsung dibawa ke puskesmas setempat. Dan korban harus mendapatkan rujukan untuk dibawa ke rumah sakit, namun ketika hendak dirujuk warganya menghembuskan nafas terakhirnya.
“Saat kejadian korban pingsan, lalu dibawa ke puskesmas setempat, namun Nana harus dirujuk ke rumah sakit. Saat hendak dirujuk korban meninggal,” jelasnya. (Omat/twokhe@gmail.com).










