slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Umum

Soal Reaktivasi Jalur Kereta Api, Kemenhub Tunggu Amdal Selesai

Aas Arbi by Aas Arbi
28-01-2018 15:14:02
in Umum

Salah satu jalur kereta Saketi-Labuan yang sudah lama tidak aktif. Jalur tersebut merupakan bagian dari jalur kereta yang akan di reaktivasi. (Foto: istimewa)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Kementrian Perhubungan (Kemenhub) hingga saat ini masih menunggu proses analisis dampak lingkungan (Amdal) reaktivasi jalur kereta api Rangkasbitung-Saketi-Labuan oleh Pemerintah Provinsi Banten.

Tahapan reaktivasi jalur kereta yang telah lama mati tersebut baru bisa dilanjutkan jika proses Amdal telah selesai dilakukan Pemerintah Provinsi Banten.

Baca Juga :

Hampir Seabad Tak Diaktifkan, Begini Kondisi Jalur Kereta Rangkasbitung-Labuan

Proyek Reaktivasi Kereta Api Ditunggu Warga, Jika Gagal Maka Pandeglang Tetap Tertinggal

Biaya Proyek Reaktivasi Kereta Api Rangkasbitung-Labuan Capai Rp300 Miliar

Ratusan Rumah Kena Gusur Proyek Reaktivasi Jalur Kereta Api di Pandeglang

Humas Balai Teknis Perkerataapian Jakarta-Banten pada Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Samsuri mengatakan, ada tiga tahapan yang dijalankan untuk mengaktifkan kembali rel kereta api Rangkasbitung-Saketi-Labuan. Tiga tahapan tersebut yakni, pra konstruksi, konstruksi dan operasional kereta api. “Target kita konstruksi dimulai 2019,” Jumat (26/1) lalu.

Untuk tahap prakonstruksi, pihak Kemenhub masih menunggu proses penyelesaian izin amdal dari Pihak Pemprov Banten. “Sejauh ini persiapan amdal sudah mendekati. Semoga dalam awal Februari ini bisa keluar. Setelah izin amdal baru ada langkah selanjutnya,” kata Samsuri.

Samsuri enggan memberikan informasi lebih jauh. Ia berdalih, masih menunggu amdal yang dikeluarkan pihak Pemprov Banten. “Kalau dari provinsi sudah turun (izin amdal-red) kami bisa memberikan informasi lebih detail dan luas. Sekarang koordinasi saja,” katanya.

Namun, ia mengaku, sejauh ini sudah melakukan sosialisasi pada warga Kabupaten Pandeglang dan Lebak yang akan dilalui jalur tersebut. Sosialisasi dilakukan karena harus ada penertiban pada sepanjang jalur rel kereta api. “Kita bersama lingkungan hidup sudah melakukan sosialisasi jadi sosialisasi sudah kita lakukan kepada masyarakat dan aparat kelurahan kecamatan dan Kabu terkait yakni Pandeglang dan Lebak,” ujarnya.

Pada rapat tersebut turut hadir Kepala Biro Bina Infrastruktur dan Sumber daya Alam Setda Provinsi Banten Nana Suryana dan Sekretaris Dishub Banten Herdi Jauhari. Namun, kedua pejabat tersebut enggan memberikan komentar ketika hendak diwancarai. Mereka berdalih belum melaporkan kepada Gubernur Banten Wahidin Halim sehingga tidak berani angkat bicara terkait proyek rel kereta api sepanjang 166,45 kilometer tersebut.

Belum lama ini, Gubernur Wahidin telah mengirim surat kepada Kemenhub. Surat tersebut berisi tentang percepatan jalur kereta api yang terbagi menjadi tiga jalur. Yakni, jalur Rangkasbitung-SaketiLabuan (56,45 kilometer), jalur Saketi-Malimping-Bayah (100 kilometer), dan jalur Cigading-Anyer Kidul (10 kilometer). Bahkan surat tersebut sudah dibalas oleh Kemenhub.

Dalam surat balasannya, Kemenhub menyampaikan tiga hal. Pertama, Kemenhub menyatakan bahwa kegiatan reaktivasi sedang pada tahap menyelesaikan dokumen perencananaan teknis yang memerlukan tiga DED dan Amdal. Rencana selanjutnya, akan dilakukan penertiban jalan pada segmen Rangkas-Pandeglang (18,6 kilometer) pada 2018, dan Pandeglang-Labuan (36,9 kilometer) pada 2019. Point ketiga, bila semua persyaratan sudah terpenuhi, maka rencana pembangunannya dimulai pada 2019 untuk segmen Rangkabitung-Pandeglang dan 2020-2021 untuk segmen Pandeglang-Labuan.

Dalam surat tersebut, Kemenhub juga meminta agar pemprov Banten memfasilitasi untuk percepatan penertiban izin lingkungan dan penertiban lahan sepanjang jalur kereta api.

Sebelumnya, seiring dengan proses reaktivasi jalur kereta api Rangkasbitung-Saketi-Labuan, tahun ini pemerintah akan menertibkan lahan jalur kereta api segmen Rangkas-Pandeglang. Hal tersebut terungkap dalam surat edaran Menteri Perhubungan Republik Indonesia nomor: KA 604/I/I PHB 2018 tertanggal 9 Januari 2018.

Dalam surat yang ditandatangani langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tersebut, pemerintah daerah diminta untuk percepatan penerbitan izin lingkungan dan penertiban lahan sepanjang jalur kereta api. 

Terkait penertiban lahan sepanjang jalur kereta api, dalam surat edaran tersebut tertuang pembebasan lahan diminta dilakukan tahun ini dan tahu 2019 mendatang. Tahun ini penertibahan lahan dilakukan di segmen Rangkas-Pandeglang sepanjang 18,6 kilometer (KM), sedangkan tahun 2019 mendatang yaitu segmen Pandeglang-Labuan sepanjang 36,9 KM.

Surat edaran beserta isinya dari Kemenhub tersebut dibenarkan oleh Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya. Politisi Demokrat tersebut mengaku sudah menerimanya dan mengetahui permintaan dari Kemenhub terkait reaktifasi jalur kereta yang menghubungkan Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang tersebut. 

“Ia benar, isinya untuk melakukan penataan dan pendataan kembali terkait jalur kereta api. Ada beberapa yang diaktifkan jalur lama, ada juga yang membuat jalur baru tapi tidak melenceng dari jalur lama,” ujar Iti saat dijumpai di Hotel Atria Tangerang Selatan, Senin (22/1).

Menurut Iti, Pemerintah Kabupaten Lebak menyambut baik surat edaran tersebut mengingat kereta merupakan transportasi yang sesuai dengan ekonomi masyarakat. Selain itu, dengan terbukanya akses kereta api akan mendorong daya angkut masyarakat dan kunjungan pariwisata. 

Terkait proses penataan, lanjut Iti, pihaknya hanya bersifat memfasilitasi pemerintah pusat dengan melakukan pendataan, sosialisasi, dan Detail Engineering Design (DED) nya.

“Untuk pembebasan ranahnya di pusat,” kata Iti. 

Iti berharap masyarakat Kabupaten Lebak mendukung proyek reaktivasi jalur kereta tersebut. “Ya, yang terdampak harus direlokasi, harus difahami tanah milik PT KAI, tidak akan diganti tapi hanya dikasih uang kerahiman,” jelas Iti. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)

Tags: Kereta Rangkasbitung-Labuanreaktivasi jalur kereta
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Honda Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa di Lebak

Next Post

Jembatan Gantung Ciujung Jadi Destinasi Wisata Baru

Related Posts

Hampir Seabad Tak Diaktifkan, Begini Kondisi Jalur Kereta Rangkasbitung-Labuan
Lebak

Hampir Seabad Tak Diaktifkan, Begini Kondisi Jalur Kereta Rangkasbitung-Labuan

by Nurandi
Senin, 10 Februari 2025 14:05

Jalur kereta Rangkasbitung-Pandeglang di Desa Selaraja, Kecamatan Warunggung, telah tertutup bangunan. (Foto: Nurandi)

Read moreDetails

Proyek Reaktivasi Kereta Api Ditunggu Warga, Jika Gagal Maka Pandeglang Tetap Tertinggal

Biaya Proyek Reaktivasi Kereta Api Rangkasbitung-Labuan Capai Rp300 Miliar

Ratusan Rumah Kena Gusur Proyek Reaktivasi Jalur Kereta Api di Pandeglang

Sempat Ditunda, Reaktivasi Rel Rangkasbitung-Labuan Dimulai Lagi 2025

Kemenhub Bakal Aktifkan Lagi Stasiun Warunggunung dan Cibuah

Tahun Ini Proyek Reaktivitasi Kereta Api Rangkasbitung-Labuan Batal

Irna Berharap Pemerintah Percepat Reaktivasi Kereta Api dan Bandara Banten Selatan

Reaktivasi Jalur Kereta Api Rangkasbitung-Labuan dan Saketi-Bayah Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Anggaran Penertiban Lahan Tak Jelas, Reaktivasi KA Rangkasbitung-Labuan Tertunda

Next Post

Jembatan Gantung Ciujung Jadi Destinasi Wisata Baru

Berebut Kursi Wakil Walikota, Golkar Cilegon: Semua Parpol Punya Peluang

Dua Kendaraan Terbalik di Dalam Kapal di Pelabuhan Merak

Dua Kendaraan Terbalik di Dalam Kapal di Pelabuhan Merak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Bupati Tangerang saat meninjau Kali Cirarab yang berada di wilayah Kecamatan Sepatan dan Pasar Kemis, Selasa (21/4/2026)

Bupati Maesyal Tinjau Progres Pembongkaran Bangunan Liar di Sempadan Kali Cirarab

Rabu, 22 April 2026 07:31
Ilustrasi cara memulai usaha. Foto: pixabay

Ini Dia 4 Jenis Modal Usaha dan Cara Memilih yang Tepat untuk Bisnis Kamu

Rabu, 22 April 2026 07:23
mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

Selasa, 21 April 2026 20:53
41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

Selasa, 21 April 2026 20:46
Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Selasa, 21 April 2026 20:41
Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Selasa, 21 April 2026 20:37
Bupati Tangerang saat meninjau Kali Cirarab yang berada di wilayah Kecamatan Sepatan dan Pasar Kemis, Selasa (21/4/2026)

Bupati Maesyal Tinjau Progres Pembongkaran Bangunan Liar di Sempadan Kali Cirarab

Rabu, 22 April 2026 07:31
Ilustrasi cara memulai usaha. Foto: pixabay

Ini Dia 4 Jenis Modal Usaha dan Cara Memilih yang Tepat untuk Bisnis Kamu

Rabu, 22 April 2026 07:23
mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

Selasa, 21 April 2026 20:53
41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

Selasa, 21 April 2026 20:46
Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Selasa, 21 April 2026 20:41
Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Selasa, 21 April 2026 20:37

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Bupati Tangerang saat meninjau Kali Cirarab yang berada di wilayah Kecamatan Sepatan dan Pasar Kemis, Selasa (21/4/2026)

Bupati Maesyal Tinjau Progres Pembongkaran Bangunan Liar di Sempadan Kali Cirarab

by Mulyadi
Rabu, 22 April 2026 07:31

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Bupati Tangerang Maesyal Rasyid kembali meninjau langsung progres pembongkaran bangunan liar dan normalisasi Kali Cirarab, Selasa,...

Ilustrasi cara memulai usaha. Foto: pixabay

Ini Dia 4 Jenis Modal Usaha dan Cara Memilih yang Tepat untuk Bisnis Kamu

by Mulyadi
Rabu, 22 April 2026 07:23

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Modal adalah fondasi utama dalam membangun bisnis. Maka dari itu, memahami jenis modal usaha menjadi langkah penting...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak