• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Akademisi: Kebijakan Sekolah Gratis Terburu-buru

Redaksi by Redaksi
Senin, 13 Agustus 2018 11:24
in Berita Utama, Pendidikan
0
Tak Ada Ruang Kelas, Siswa SMAN Cirinten Numpang di Gedung SMP

Para pelajar SMAN Cirinten belajar di lantai SMPN 2 Cirinten, Selasa (7/8). DOK SMAN CIRINTEN UNTUK RADAR BANTEN

0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Program pendidikan gratis belum memenuhi rasa keadilan dan mewujudkan sekolah bermutu untuk semua. Gubernur Banten Wahidin Halim dinilai terlalu tergesa-gesa dalam mengambil kebijakan sekolah gratis untuk SMA dan SMK negeri.

Hal itu disampaikan akademisi Universitas Mathlaul Anwar (Unma) Ukun Kurnia.  Menurutnya, Gubernur terlalu tergesa-gesa dalam mengambil kebijakan sekolah gratis. Terlebih, sekolah gratis hanya diperuntukkan bagi sekolah negeri. “Sebaiknya Pemprov Banten jangan tergesa-gesa memberlakukan kebijakan ini. Apalagi, belum ada peraturan teknis yang mengatur pelaksanaannya,” ujarnya kepada Radar Banten, Minggu (12/8).

Kebijakan yang diambil Gubernur, yakni sekolah gratis hanya diperuntukkan bagi sekolah negeri dirasakan belum memenuhi rasa keadilan dan tidak sesuai dengan komitmen sekolah bermutu untuk semua. “Pendidikan bermutu untuk semua tidak membedakan negeri dan swasta,” terangnya.

Jika Pemprov ingin memaksakan program tersebut, dibutuhkan aturan yang jelas dan bisa mengakomodasi tidak hanya bagi siswa negeri, tetapi juga swasta. “Pada prinsipnya, kebijakan sekolah gratis sangat baik, tapi dalam pelaksanaannya jangan melabrak aturan-aturan yang lain dan harus memenuhi rasa keadilan,” katanya.

Diketahui, Gubernur Wahidin Halim telah menandatangani Pergub Pendidikan Gratis SMA SMK Negeri. Pergub tersebut sebelumnya dikaji Dewan Riset Daerah (DRD) dan Dewan Pendidikan Provinsi Banten. Kepastian penerbitan pergub diungkapkan Kepala Biro Hukum Pemprov Banten Agus Mintono. Menurutnya, Pergub Pendidikan Gratis sudah ditandatangani Gubernur. “Sudah selesai pergub-nya dan sudah ditandatangani Gubernur,” kata Agus kepada Radar Banten, Selasa (7/8).

Terkait isi pergub tersebut, Agus mengaku, tidak memiliki kewenangan untuk membeberkannya. Meski pergub tersebut sudah resmi diterbitkan, salinannya belum disampaikan ke DPRD Banten. “Karena baru selesai, secepatnya akan kami sampaikan salinannya ke DPRD Banten,” katanya.

Sehari sebelumnya, Gubernur Wahidin Halim menegaskan, program pendidikan gratis merupakan keputusan final yang tidak bisa ditawar lagi. Untuk itu, dirinya telah meminta seluruh pihak agar dapat mendukung program tersebut karena akan memberikan manfaat untuk masyarakat. “Sekolah gratis itu sudah final bahwa pendidikan gratis adalah keniscayaan. Sudah tidak ada tawar-menawar lagi karena merupakan bentuk kehadiran negara bagi rakyatnya, bagi masyarakatnya,” katanya. (Fauzan D/RBG)

Tags: pendidikan gratis
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Proyek Masjid Terapung Banten Dilimpahkan ke Pusat

Next Post

Pilpres 2019: Hentikan Saling Ejek, Buatlah Kampanye Kreatif

Next Post
Pilpres 2019: Hentikan Saling Ejek, Buatlah Kampanye Kreatif

Pilpres 2019: Hentikan Saling Ejek, Buatlah Kampanye Kreatif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Spanduk Tolak Safari Politik Jokowi di Kota Serang Mendadak Hilang

by Syaiful Adha
Sabtu, 29 Agustus 2026 15:37
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Spanduk bernada penolakan terhadap rencana safari politik mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Banten yang sebelumnya terpasang...

Honda Banten Edukasi Safety Riding 80 Pelajar SMKN 5 Kota Serang

by Eko Fajar
Sabtu, 29 Agustus 2026 15:35
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID– PT Mitra Sendang Kemakmuran selaku Main Dealer sepeda motor Honda Wilayah Banten kembali memperkuat komitmennya dalam mengedukasi generasi...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.