• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Proyek Masjid Terapung Banten Dilimpahkan ke Pusat

Redaksi by Redaksi
Senin, 13 Agustus 2018 11:03
in Berita Utama, Umum
0
Proyek Masjid Terapung Banten Dilimpahkan ke Pusat

Wakil Ketua Panitia Pembangunan MTB Embay Mulya Syarif menunjukkan maket pembangunan MTB dan menjelaskan soal penataan pembangunan MTB kepada Menko Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Panjaitan (tengah) di Desa Kamasan, Kecamatan Cinangka, Sabtu (11/8).

0
SHARES
88
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

CINANGKA – Terkendala anggaran, proyek pembangunan masjid terapung Banten (MTB) di Kampung Cibeureum, Desa Kamasan, Kecamatan Cinangka, dilimpahkan kepada pemerintah pusat.

Sabtu (11/8), Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Panjaitan berkesempatan meninjau progres pembangunan MTB. Sekadar diketahui, peletakan batu pertama proyek MTB dimulai sejak 2015. Sebagai pelaksana pembangunan, yakni Yayasan Al-Bahru di bawah kepemimpinan mantan bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman. MTB dibangun untuk menghadirkan wisata religi di kawasan objek wisata Anyar-Cinangka. Memanfaatkan kedatangan Luhut, panitia berharap pembangunan MTB bisa diambil alih oleh pemerintah pusat.

Luhut berjanji untuk mengupayakan anggaran untuk pembangunan MTB. Namun, Luhut belum bisa memastikan kapan anggaran dari pemerintah pusat diturunkan untuk pembangunan MTB. “Harus segera dibangun. Kalau tidak, nanti besi-besinya berkarat,” singkatnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Pembangunan MTB Embay Mulya Syarif mengatakan, pembangunan MTB baru 20 persen. Baru sebatas membangun tiang pancang dan lantai dasar. “Saat ini kita standby dulu (pekerjaan dihentikan sementara-red) karena kekurangan anggaran,” aku Embay yang ditemui Radar Banten di lokasi pembangunan MTB.

Selama ini, diakui Embay, pembangunan MTB hanya mengandalkan anggaran swadaya masyarakat selain donatur dari perseorangan. Sejak peletakan batu pertama, proyek MTB sudah menghabiskan anggaran hingga Rp25 miliar. “Yang paling besar itu pembebasan lahannya sampai Rp10 miliar,” ujarnya.

Embay mengaku, pihaknya sudah sering mengajukan bantuan anggaran untuk menutupi kebutuhan pembangunan kepada Pemprov Banten. Namun, tidak mendapat jawaban. Bahkan, panitia juga sudah melayangkan surat permohonan bantuan anggaran kepada Dewan Masjid Indonesia (DMI). “Berkirim surat ke gubernur juga untuk audiensi tidak pernah ada jawaban,” keluhnya.

Menurut Embay, untuk menuntaskan pembangunan MTB tidak bisa mengandalkan dana iuran masyarakat. Oleh karena itu, salah satu tokoh pendiri Banten itu berharap, pemerintah pusat dapat mengambilalih proyek MTB. “Paling tidak untuk membangun masjidnya saja butuh Rp25 miliar. Kalau keseluruhan dengan fasilitas lainnya sekitar Rp130 miliar,” ungkap pria kelahiran Pandeglang, 4 Maret 1952 itu.

Kata Embay, MTB akan dibangun di atas lahan seluas 2,7 hektare dengan kapasitas 3.000 orang. Embay pun mengklaim, MTB akan menjadi masjid terapung terbesar di dunia. “Sampai saat ini kan belum pernah ada masjid terapung yang bisa menampung jamaah 3.000 orang,” klaimnya.

Selain masjid, lanjutnya, di lingkungan MTB juga akan dibangun Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kelautan, selain akan menjadi Pusat Da’i (Pusda’i) Provinsi Banten. “Di Banten kan belum punya Pusda’i. Kalau ada anggarannya, satu tahun juga bisa selesai,” tutupnya. (Abdul Rozak/RBG)

Tags: Masjid Terapung Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Bantara SC Juara U-12 Kota Serang

Next Post

Akademisi: Kebijakan Sekolah Gratis Terburu-buru

Next Post
Tak Ada Ruang Kelas, Siswa SMAN Cirinten Numpang di Gedung SMP

Akademisi: Kebijakan Sekolah Gratis Terburu-buru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

10 Tahun Berdiri, Sanggar Senam U & Me Gelar Perayaan HUT ke-81 RI

by Eko Fajar
Sabtu, 29 Agustus 2026 18:54
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sanggar Senam U & Me menggelar kegiatan senam bersama dan berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang...

Raih Penghargaan Pemda Berprestasi, Pemkot Cilegon Dapat Bantuan Pembangunan 200 Rutilahu

by Adam Fadillah
Sabtu, 29 Agustus 2026 18:53
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID — Wali Kota Cilegon Robinsar diganjar bantuan pembangunan 200 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) setelah berhasil meraih...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.