SERANG – Daihatsu Terios nopol A 1604 AL milik Firman Setiawan (26) yang dilaporkan hilang di tempat pencucian mobil Wibi, Jalan Bhayangkara, Cipocokjaya, Kota Serang, Selasa (22/1) lalu ternyata tertukar dengan Toyota Rush nopol B 1201 ZL.
Kedua mobil tersebut dicuci di tempat yang sama. Pihak yang mencuci Toyota Rush, yang diketahui bernama Lutfi Rahmat, salah mengambil mobil. Daihatsu Terios milik Firman yang selesai lebih dulu oleh Lutfi langsung dibawa begitu saja setelah selesai dicuci. Sementara Toyota Rush-nya masih dicuci.
Saat itu Lutfi tidak sadar salah ambil mobil karena kedua mobil tersebut bodinya kembar. Cuma beda merek, emblem, dan sebagian aksesori eksterior.
Kamis (24/1) Firman mendatangi Mapolres Serang Kota. Warga Kelurahan Cipocokjaya itu melaporkan kasus pencurian mobil dengan modus tukar kendaraan di tempat pencucian mobil. Firman sekaligus menyerahkan mobil Toyota Rush nopol B 1201 ZL yang ditinggal pemiliknya di tempat cuci mobil sebagai barang bukti.
BACA JUGA: Mobil Warga Cipocokjaya Hilang di Tempat Cuci Mobil
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Polres Serang Kota, Toyota Rush itu milik Halik, warga kompleks Citra Gading, Kota Serang. Halik sendiri baru sehari mendapatkan mobil itu dari rekannya yang menggadaikan. Karena kotor, Halik langsung memerintahkan anak buahnya, Lutfi Rahmat, mencuci mobilnya di Jalan Bhayangkara, Selasa (22/1) pagi.
Hampir bersamaan Firman juga mencuci kendaraannya Daihatsu Rush di lokasi yang sama. Usai kendaraan milik Firman dibersihkan, Lutfi yang mengira kendaraan tersebut milik Halik langsung membawanya pulang ke rumahnya di Graha Metro Serang (GMS), Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang
Selasa (24/1) malam, adik ipar Halik bernama Komarudin mendatangi kediaman Lutfi di Graha Metro Serang (GMS). Komarudin kemudian membawa Daihatsu Terios ke Desa Ujungjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, untuk keperluan operasional pencalegannya.
Jumat (25/1), Firman mendapatkan informasi kendaraannya terlihat berada di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang. Informasi kemudian disampaikan ke polisi. “Hari Jumat tanggal 25 Januari, teman saya nelepon kalau mobil saya ada di Sumur. Saya langsung laporan ke polisi,” kata Firman kepada Radar Banten, .
Polisi yang sudah memeriksa dan memintai keterangan saksi serta membawa rekaman kamera pengintai atau closed circuit television (CCTV) di tempat pencucian mobil, kecurigaan mengarah kepada Lutfi. Selasa (29/1) malam, Lutfi akhirnya mengajak Halik ke Mapolres Serang Kota untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus mobil.
“Saya ditelepon Pak Kanit (Juwandi-red), saya ke sini dengan bos saya,” kata Lutfi Rahmat usai dimintai keterangan polisi.
Pada saat pemeriksaan itulah diperoleh keterangan bahwa Daihatsu Terios yang dilaporkan hilang oleh Firman ternyata tertukar di tempat pencucian mobil. Halik pun langsung menelepon adik iparnya, Komarudin, untuk menjalani pemeriksaan dan membawa Daihatsu Terios dari Desa Ujungjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, ke Mapolres Serang Kota.
Kasat Reskrim Polres Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ivan Adhitira menegaskan, masalah laporan mobil hilang oleh Firman telah selesai. Dua kendaraan tersebut hanya tertukar. “Iya tertukar, karena yang membawa mobil Terios itu enggak sadar kalau itu adalah bukan miliknya,” kata Ivan. (Mulyadi/Aas)









