GUNUNGSARI – Tarian Selamat Datang menyambut kedatangan tim 4 juri Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) di RT 009 RW 002, Kampung Baleber, Desa Curugsulanjana, Kecamatan Gunungsari, Rabu (4/12). Silat Kaserangan dan debus juga menjadi sajian tontonan untuk tim juri.
Acara penyambutan ini cukup menjadi tanda bahwa Baleber siap dinilai. Lingkungan kampung ini memang sudah tertata. Warga melakukan penghijauan, pengecatan jalan, serta pembuatan apotek hidup dan warung hidup.
Jalan kampung pun dihias dengan ornamen-ornamen dari sampah non organik. Di antaranya, ban bekas jadi hiasan dinding, plastik bekas kemasan minyak goreng dan bekas botol air mineral jadi pot tanaman dan pot gantung.
Anggota tim 4 Nasir Al Afghani mengatakan, penataan lingkungan Baleber masih memiliki kekurangan. Yakni, partisipasi warganya dalam mengelola sampah dan ketiadaan tempat sampah.
“Dari sisi keamanan juga masih ada beberapa hal yang belum bisa dilengkapi. Namun, secara umum, Kampung Baleber sudah ada peningkatan,” ujarnya di sela penilaian.
Jodi Johan, ketua kelompok sadar hukum di Baleber, menjelaskan jika penataan lingkungan di kampungnya dilakukan warga dan pemuda.
“Kami berterimakasih, karena pengecatan, penghijauan, dan lainnya melibatkan kelompok sadar hukum di kampung kami,” ujarnya.
Kendati Baleber tidak meraih juara LKBA, Johan berharap, gotong royong warga tetap berjalan rutin. Sehingga, pemudanya bisa menunjukkan kreativitasnya dalam menata kampung. (rio/ang/don)









