“Jadi kesimpulannya adalah kesiapan UMKM harus dibarengi dengan kesempatan yang diberikan pemerintah, jadi harus kawin. UMKM siap, Pemerintahnya memberikan kesempatan,” tutur Firdaus.
Bagi Firdaus, harapan mendapatkan tender dari pemerintah hanya menjadi bagian kecil, karena pasar luaslah yang harus menjadi harapan para UMKM.
“Karena masuk tender bagi saya masih tingkatan kalau anak tangga ke tiga, masih banyak pasar di luaran sana yang harus kita kejar, kalau bisa sih jangan jago kandang menang tender di kota sendiri, kalau bisa di luar hingga nasional,” tuturnya.
Sementara itu Walikota Cilegon Helldy Agustian menjelaskan, Pemerintah siap mensuport pelaku UMKM di Kota Cilegon.
Menurut Helldy para pelaku UMKM bisa mendapatkan tender di pemerintahan asal mengikuti aturan yang berlaku.











