SERANG – Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dan Stunting masih menjadi pekerjaan rumah Pemkot Serang. Penyebabnya, pola hidup sehat di masyarakat.
Demikian terungkap dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Dompet Dhuafa Banten, bertajuk “Sinergi Menuju Kota Serang Open Devication free (ODF) dan Bebas Stunting” di RM Saung Edi, Selasa (18/1).
Hadir dalam acara tersebut Walikota Serang Syafrudin, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pudji Hastuti, General Manager Dompet Dhuafa Divisi Kesehatan Yeni Purnama Sari, Kepala Wilayah Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Provinsi Banten Danan Panggih Wisastra dan tamu undangan lainnya.
Walikota Serang Syafruddin mengatakan, persoalan ODF atau BABS dan stunting menjadi pekerjaan rumah bersama, tidak hanya Pemkot Serang. Pasalnya apabila hal ini tetap dibiarkan, maka akan sangat berpengaruh generasi masa depan.











