Dari Penggeledahan di Bandara Soekarno-Hatta
TANGERANG – Penyidik pidana khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten melakukan penggeledahan di Kantor Pelayanan Umum Ditjen Bea Cukai Tipe C Soekarno Hatta (Soetta), Kota Tangerang, Kamis (27/1) siang. Penggeledahan tersebut dilakukan untuk mencari barang bukti dan dokumen terkait dugaan pungutan liar (pungli) jasa kurir barang di Bandara Soetta pada April 2020 hingga April 2021.
Pantauan Radar Banten penggeledahan tersebut dimulai sekira pukul 11.00 WIB. Proses penggeledahan tertutup dari awak media. Sebab, pihak keamanan bandara menolak para wartawan mendekati lokasi penggeledahan. Proses penggeledahan sendiri melibatkan lima orang tim penyidik yang diketuai oleh Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Banten Iwan Ginting.
Selama hampir 2,5 jam penyidik melakukan penggeledahan dan mengambil sejumlah barang bukti dan dokumen. “Dokumen-dokumen yang disita ada banyak tadi, jumlahnya sekira satu koper,” ujar Kasi Penkum dan Humas Kejati Banten Ivan Hebron Siahaan kepada wartawan di lokasi.
Selain dokumen, penyidik menyita uang hasil tindak pidana dugaan suap dan pemerasan. Uang tersebut sebelumnya disimpan dalam brangkas Kantor Pelayanan Umum Ditjen Bea Cukai Tipe C Soetta. “Untuk uang yang disita totalnya Rp1.169.900.000,” kata Ivan.
Uang yang disita tersebut merupakan uang sisa dari dugaan tindak pidana suap. Sebab, dalam pelaporannya pihak perusahaan telah menyerahkan uang dengan total Rp1,7 miliar kepada dua oknum pegawai Kantor Pelayanan Umum Ditjen Bea Cukai Tipe C Soetta. “Kami baru mengamankan Rp1 miliar sekian. Kalau temuan dari penyelidik yang disampaikan Pak Asintel (Adhyaksa Darma Yuliano-red) lebih dari Rp3 miliar (uang suap-red),” kata Ivan.
Ivan mengatakan, saat proses penggeledahan pihak Kantor Pelayanan Umum Ditjen Bea Cukai Tipe C Soetta bersikap kooperatif dan tidak ada upaya menghambat proses pencarian barang bukti tersebut. “Bahwa dalam kegiatan penyitaan tersebut pihak Bea Cukai Soetta kooperatif dalam memberikan dokumen-dokumen yang diperlukan, sehingga berjalan lancar,” ungkap Ivan.











