Seperti diketahui, guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 Pemprov Banten juga kini sudah mulai mengamankan pasokan oksigen medis dan obat-obatan. Pemprov Banten memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik dan maksimal.
Berdasarkan data yang dimiliki Dinkes Provinsi Banten, per 29 Januari 2022, total kasus konfirmasi Covid-19 ada 142.612 kasus sejak pandemi ini mewabah di Banten. Angka itu naik 1.911 kasus dibanding hari sebelumnya. Rinciannya, kasus aktif atau masih dirawat 9.158, sembuh 130.750 dan meninggal 2.704.
Lonjakan kasus baru juga terjadi di beberapa hari sebelumnya, seperti misalnya di 27 Januari 2022 terjadi penambahan kasus baru sebanyak 1.291 dan pada 28 Januari 2022 sebanyak 1.754 kasus.
Gubernur Banten Wahidin Halim mengajak agar masyarakat bisa disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan telah masuknya Covid-19 varian Omicron. Pemerintah ingin masyarakat terbebas dari Covid-19.
“Percayalah bahwa Covid-19 itu ada. Saat ini muncul varian Omicron, mari kita menerapkan prokes pada kehidupan kita sehari-hari secara ketat,” ujar gubernur yang akrab disapa WH ini.
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tak abai menjalan prokes. Dengan perkembangan situasi saat ini, Pemprov Banten juga kini sedang mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) siswa di sekolah.











