Kemudian Danang menyebut, bahwa kondisi RSUD Banten saat ini terdapat kurang dari 10 pasien Omicron yang tengah menjalani perawatan.
“Karena yang datang itu gejalanya ringan. Untuk yang Omicron kami sejauh ini hanya sekitar kurang dari 10 yang dirawat,” tuturnya.
Danang mengklaim, pihaknya sejauh ini sigap menangani kasus Covid-19 varian Omicron selama ia masih menjabat sebagai Dirut di RSUD Banten. Namun ia memastikan, pasien Omicron yang berasal dari seluruh daerah di Banten ini belum ada yang dinyatakan meninggal dunia saat menjalani rawat inap di RSUD Banten.
“Belum ada pasien yang meninggal,” katanya.
Untuk pasien dengan gejala ringan kata Danang, pasien Omicron bisa sembuh dengan cepat, bahkan dalam hitungan hari. Akan tetapi bagi pasien dengan gejala berat, baru bisa dinyatakan sembuh setelah menunggu dengan waktu berkisar 10 hari.
Untuk mengantisipasi bertambahnya kasus, pihaknya telah menyiapkan 10 hingga 25 ruang ICU di RSUD Banten. “Dan di RSUD 8 lantai nanti ada 100 kamar baru yang disiapkan untuk pasien covid-19. Dan hari ini baru terpakai 1 kamar, itupun di 1 ruangan ICU,” pungkasnya. (den/air)










