“Maka salat berjamaah kembali pada aturan semula. Barisannya dirapatkan,” katanya.
Asrorun menegaskan, merapatkan shaf pada saat berjamaah dengan tetap menjaga kesehatan.
Selain itu aktivitas pengajian di masjid dan perkantoran juga dapat kembali dilaksanakan dengan disiplin menjaga kesehatan.
“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadan. Untuk itu umat Islam perlu mempersiapkan diri lahir batin sebaik-baiknya,” katanya.
Bulan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan ibadah dan syiar keagamaan serta membangun solidaritas sosial. Oleh karena itu diminta agar umat Islam mengoptimalkan persiapan pelaksanaan ibadah Ramadan dengan khusyu dan semarak.
“Kita optimalkan syiar tetapi tetap waspada pada Covid-19,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Agung S. Pambudi











