LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 20 warga binaan pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Rangkasbitung mendapatkan latihan budidaya ikan, Kamis (9/6).
Pelatihan budidaya ikan jenis nila oleh Lapas III Rangkasbitung bekerja sama dengan Dinas Perikanan Lebak.
Kalapas Rangkasbitung Budi Ruswanto mengatakan, tujuan dari pelatihan agar warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rangkasbitung mendapatkan keahlian setelah keluar dari Lapas.
“Kita ingin membekali para WBP dengan soft skill, yang diharapkan dapat menjadi bekal bagi para WBP untuk memulai kehidupan baru pasca menyelesaikan masa tahanan,” kata Kalapas.
Katanya, setiap peserta akan mendapatkan sertifikat keahlian dan juga praktik pada Sarana Asimilasi dan Edukasi Lapas Rangkasbitung.
Ia pun meminta agar para WBP mengikuti dengan sungguh-sungguh acara pelatihan budidaya ikan, maupun pelatihan-pelatihan keterampilan lainnnya.
“Untuk para peserta, ikuti kegiatan ini dengan serius agar bisa memberikan manfaat apabila nanti selesai dalam menjalani hukuman dan kembali ke masyarakat. Kita bisa ciptakan peluang kerja atau lapangan kerja itu sendiri, jadi tidak bingung nanti mau ngapain, kerja apa buat ekonomi juga kan bagus,” tegas Kalapas
Kabid Pengelolaan Budidaya Perikanan Bernardi mengatakan, pelatihan budidaya ikan nila ini dilakukan dengan mengingat budidaya ikan nila memiliki prospek yang bagus dan murah apabila ingin membuat usaha ini.
“Kebutuhan terhadap ikan tidak ada musimnya, malah setiap hari meningkat di wilayah Lebak. Jadi kalau sudah belajar dan tau teknik pembudidayaanya, kita bisa mengembangkan usaha perikanan yang menguntungkan,” ujarnya. (Yusuf Permana)











