Dalam pemaparannya, Pengamat Kebijakan Publik, Yhannu Setiawan mengatakan, jika kehadiran buku biografi Walikota Serang Syafrudin merupakan tradisi yang positif. Menurutnya, 30 persen isi dari buku ini merupakan motivasi dan semangat hidup.
“Saya menilai politisi itu perlu membuat biografi, sehingga publik bisa melihat rekam jejak,” terangnya.
Sementara itu, Akademisi UIN SMH Banten Prof Mufti Ali mengapresiasi, buku biografi yang ditulis rekannya tersebut. Menurutnya, buku ini merupakan gambaran proses perjalanan hidup dan memotivasi.
“Buku ini, kalau saya baca, memotivasi bukan dengan kata-kata tapi dengan tindakan,” terangnya.
Reporter : Fauzan Dardiri
Editor : Aas Arbi











