“Ini untuk memotivasi yang lain. Bahwa saya dengan latar belakang seperti ini juga bisa meraih seperti ini (Walikota Serang-red),” katanya.
Tak hanya itu, Syafrudin mengatakan, tulisan yang berkaitan tentang dirinya dalam buku ini merupakan perjalanan yang diungkapkan oleh keluarga, teman-teman kemudian dibukukan oleh Hidayatullah.
“Sebenarnya biografi ini bukan untuk kesombongan atau takabur atas posisi saya. Tapi, buku ini menggambarkan siapa diri saya, dan bagaimana saya bisa mencapai posisi saat ini. Sehingga terus bisa mawas diri,” katanya.
“Pada hari ini saya memberikan buku untuk dibaca dan untuk bisa memotivasi semua,” terangnya.
Usai launching, pada kegiatan akhir bedah buku biografi tersebut menghadirkan narasumber Rektor UIN SMH Banten Prof Wawan Wahyudin, Akademisi UIN SMH Banten Prof Mutfi Ali dan Pengamat Kebijakan Publik Yhannu Setiawan.











