TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 127 warga Kecamatan Sepatan mengikuti skrining kesehatan paru untuk mengurangi penularan Penyakit Tuberkulosis (TBC). Kegiatan ini merupakan program dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.
Skrining kesehatan paru sendiri meliputi pemeriksaan X-Ray, TCM (Test Cepat Molekuler) atau disebut pemeriksaan dahak, TST (Tuberkulin Skin Test) atau disebut Test mantoux, dan TPT (Terapi Pencegahan Tuberkulosis).
Kepala Puskesmas Sepatan dr David Setiawan mengatakan, skrining dilakukan terhadap warga yang kontak erat dengan pasien penderita TB paru.
“Nah skrining ini sebagai upaya pendeteksian sedini mungkin. Apakah mereka tertular atau tidak. Dan bagi yang tertular dapat segera diobati dengan secepatnya dan tuntas,”katanya, Senin 16 Januari 2023.
David mengungkapkan, kegiatan ini juga melibatkan tim dari Puskesmas Sepatan terdiri dari dokter, petugas TB, petugas laboratorium, petugas gizi, kader keping emas, kader pos gizi, kader TB dan tim dari Kemenkes RI.
Selain itu hadir juga pihak Kecamatan Sepatan, TP PKK Kecamatan Sepatan dan kepala desa dalam mengawal suksesnya kegiatan skrining kesehatan paru.











