“Indonesia harus mampu meningkatkan produksi kedelainya sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap import. NFA telah menyiapkan skema tata kelola kedelai nasional, salah satunya melalui penetapan harga acuan pembelian kedelai lokal Rp 10.775 per kg di tingkat produsen. Penetapan harga acuan kedelai tersebut diharapkan mampu memacu petani untuk lebih semangat bertanam kedelai, sehingga dapat meningkatkan produksi dalam negeri,” ujarnya.
Selain itu, tambahnya, melalui kebijakan Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sesuai Perpres Nomor 125 tahun 2022, kedelai bersama beras dan jagung menjadi bagian dalam penyelenggaraan CPP tahap pertama yang dijalankan Bulog.
“Untuk pemenuhan CPP tahap pertama, Bulog kita tugaskan meningkatkan stok Cadangan Kedelai Pemerintah (CKP) salah satunya dengan aktif menyerap kedelai lokal dari para petani,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam kesempatan yang sama mengatakan, masuknya kedelai sebanyak 56 ribu ton dapat menurunkan harga kedelai dalam waktu dekat.
“Beberapa bulan terakhir harga kedelai termasuk tinggi dan menjadi keluhan pengusaha tahu dan tempe. Dengan masuknya kedelai 56 ribu ton ini sekarang harga kedelai menjadi Rp 12.000 per kg,” ujarnya.
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Abdul Rozak











