SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Insan pers menjadi pilar utama dalam melawan produksi hoaks pada tahanpan Pemilu.
Demikian diungkapkan anggota KPU Kota Serang Fahmi Musyafa pada Saresehan Hari Pers Nasional Tahun 2023, Deklarasi Lawan Hoaks Jelang Pemilu 2024 dan Santunan Anak Yatim yang dihelat Pokja Wartawan Kota Serang atau PWKS di area parkir Kantor Bersama Pemkot Serang, 20 Februari 2023.
Kata Fahmi, peran insan pers atau media sangat penting dalam mengedukasi masyarakat pentingnya verifikasi kebenaran informasi yang berpotensi terjadinya konflik.
Fahmi mengungkapkan, pada Pemilu 2019 produksi hoaks yang diverifikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika selama tahapan Pemilu tercatat sebanyak 771 informasi hoaks.
Kemudian, menariknya setelah Pemilu 2019, produksi informasi hoaks setelah Pemilu mencapai sebanyak 3.300 informasi. Produksi informasi hoaks sangat berpeluang terus diproduksi pada Pemili 2024.
“Salah satu hoaks yang viral, terkait tujuh kontainer kertas suara yang sudah dicoblos. Kalau tidak ada peran media dan wartawan yang bertugas melakukan verifikasi informasi, maka saya fikir akan menambah konflik,” ujarnya di sela acara.
Fahmi mengatakan, produksi hoaks berdasarkan hasil analisa bersama dilakukan oleh orang-orang yang memiliki pengetahuan dan pengalaman. Sehingga, dirinya berharap media dan wartawan yang bertugas tetap menjaga dan mengawal Pemilu 2024.
“Kami berharap media dan wartawan tetap netral mengawal demokrasi dan bersama melawan hoaks,” katanya.
Senada dikatakan Fahmi, Anggota Bawaslu Kota Serang, Agus Aan Hermawan mengatakan, keterlibatan media sangat dibutuhkan dalam mengawal seluruh tahapan Pemilu 2024.
“Produksi hoaks berpotensi membuat konflik di tengah masyarakat, untuk itu kehadiran wartawan dan media dalam menjalankan tugasnya membantu penyelenggara mewujudkan Pemilu Damai,” katanya. (*)
Reporter : Fauzan Dardiri
Editor: Aas Arbi











