SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jumlah pemudik yang akan menyebrang ke Pulau Sumatera diprediksi akan melonjak pada tahun ini.
Pihak kepolisian dari Polda Banten telah melakukan langkah antisipatif guna mencegah situasi mudik tidak terkendali di lapangan.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Banten Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Firman Darmansyah mengatakan, pada momen mudik tahun ini pihaknya akan menyiapkan personel terlatih di lapangan untuk mengurai kemacetan di jalan.
“Di daerah kita kemungkinan akan naik karena secara nasional pemerintah telah memprediksi ada kenaikan. Bagaimana mengantisipasi kalau situ crowded (penuh sesak-red) terjadi? Pertama kita gelar personel terlatih,” kata Firman saat acara rakernis di salah satu hotel di Kota Serang, Selasa, 28 Maret 2023.
Lalu, sambung Firman, kepolisian akan menyiapkan pos pelayanan (posyan) dan pos pengamanan (pospam).
Di dalam pos tersebut, anggota di lapangan akan dikerahkan untuk membantu persoalan yang dihadapi pemudik.
“Nanti mereka membantu masyarakat yang punya masalah terutama tiket. Kendaraan yang mogok juga nanti akan lakukan hal-hal yang luar biasa,” ungkap Firman.
Firman menegaskan, kepolisian akan bekerja ekstra keras dalam mengamankan mudik tahun ini.
Agar tidak terjadi kendala yang begitu berarti, kepolisian akan bekerja sama dengan stakeholder terkait.
“Kita (kepolisian-red) tidak bisa bekerja sendiri (perlu sinergitas stakeholder terkait-red),” ungkap Firman.
Firman mengungkapkan, untuk mengurangi beban di Pelabuhan Merak, pemudik dengan sepeda motor bisa menggunakan Pelabuhan Pelindo atau Ciwandan.
“Mudah-mudahan jika jalannya lancar semua, Pelindo II Ciwandan bagus pelayanannya bagus, Merak bagus. Insya Allah arus lalu lintas bisa di kelola,” kata Firman.
Namun, jika sebalik Pelabuhan Pelindo II kesiapan sarana dan prasarana belum maksimal, maka Polda Banten akan mengambil kebijakan lain.
“Tapi kalau seandainya terjadi error saat pengamanan arus mudik, jalannya belum siap, sarana dan jembatan belum siap saya akan mengambil langkah-langkah kembali ke pertama (Pelabuhan Merak-red). Pelindo Ciwandan crowded kita kembalikan lagi ke Merak,” ungkap Firman.
Firman mengungkapkan Pelabuhan Ciwandan dipastikan telah mempersiapkan segala sesuatunya. Termasuk PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry yang telah menyiapkan kapal untuk mengangkut pemudik di Ciwandan.
“Yang pasti kepadatan arus lalu lintas itu terjadi pada saat Operasi Ketupat. Ciwandan (pelabuhan-red) sudah pasti disiapkan, kapal pun disiapkan ASDP,” kata Firman.
Firman menegaskan, kepolisian akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk segera membenahi sarana dan prasarana, khususnya perbaikan jalan di Jalan Lingkar Selatan (JLS).
“Makanya kita tekankan Kasatlantas koordinasi dengan pihak pemda, untuk membenahi sarana jalan. H-10 sudah beres (Perbaikan jalan dan sarana lainnya-red),” kata Firman.
Selain sarana dan prasarana, Firman menegaskan saat ini Ditlantas Polda Banten juga tengah memperkuat pengamanan di jalur arteri menuju Ciwandan, dan jalur tol menuju Merak.
“Semangat kita arus lalu lintas terkelola lancar, Merak itu bebannya berkurang dan Ciwandan mengelola juga. Yang akan kita perkuat pengamanan jalan tol – arteri. Di arteri menuju Ciwandan dan di tol menuju Merak itu kita perkuat,” tutur Firman (*)
Reporter: Fahmi Sa’i
Editor : Aas Arbi











