SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Serang pada tahun 2022 melebihi dari target yang sudah ditetapkan.
Laju pertumbuhan ekonomi tahun 2022 ditargetkan 2,97 persen kemudian tercapai 5,04 persen.
Hal itu terungkap pada rapat paripurna penyampaikan keputusan DPRD tentang Rekomendasi DPRD Kabupaten Serang atas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Serang akhir tahun anggaran 2022 di Ruang Paripuna DPRD Kabupaten Serang, Kamis 27 April 2023.
Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum mengatakan, pihaknya merekomendasikan baik atas LKPJ Bupati Serang tahun 2022. Keputusan itu diambil setelah melakukan pembahasan anggota DPRD.
Ada beberapa poin yang disampaikan Ulum atas pembahasan LKPJ tahun 2022. Salah satunya, terkait laju pertumbuhan ekonomi yang melebihi target.
“Laju pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 ditargetkan 2,97 persen pada akhir tahun 2022, tercapai target sebesar 5,04 persen,” kata Ulum.
Kemudian laju inflasi dari target 1,59 persen terealisasi sebesar 7,56 persen. Lalu indeks pembangunan manusia (IPM) juga mengalami peningkatan dari target 67,29 poin tercapai 67,75 poin.
Selain itu, tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2022 ditargetkan tidak melebihi 11,89 persen mencapai target sebesar 10,61 persen. “Persentase tingkat kemiskinan pada tahun 2022 ditarget 4,22 persen tercapai 4,96 persen,” ujar Ulum.
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, meskipun LKPJ direkomendasikan baik, akan tetapi pihaknya tetap melakukan evaluasi agar pelaksanaan program di tahun ini semakin baik.
“Dari DPRD juga ada beberapa catatan evaluasi, disamping itu kami juga terus melakukan evaluasi,” kata Tatu.
Tatu mengatakan, untuk laju pertumbuhan ekonomi naik signifikan setelah pandemi Covid-19. Kondisi itu menunjukkan perekonomian masyarakat sudah mulai membaik.
Pihaknya terus menekankan kepada sejumlah OPD untuk membuat program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Salah satunya soal pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Kita juga terkendala anggaran yang kita miliki. Maka kita pacu Bapenda supaya punya inovasi meningkatkan pajak dan retribusi daerah,” ujar politisi Partai Golkar itu. (*)
Reporter: Abdul Rozak
Editor : Merwanda











