SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 24 kasus kecelakaan terjadi di wilayah hukum Polda Banten selama arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini. Dari puluhan kasus kecelakaan tersebut terdapat lima korban tewas.
Karoops Polda Banten Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Dedi Suhartono mengatakan, lima kasus korban jiwa tersebut terungkap berdasarkan hasil evaluasi pengamanan arus mudik dan arus balik dalam Operasi Ketupat Maung 2023.
“Dari hasil pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2023 telah terjadi 24 kasus laka (kecelakaan-red) lantas dengan korban meninggal sebanyak lima orang,” ujar Dedi, Selasa 2 Mei 2023.
Selain korban jiwa, dalam momen mudik tersebut juga terdapat korban luka berat dan ringan. Jumlahnya sebanyak empat orang untuk luka berat, sedangkan luka ringan ada 46 orang.
“Untuk kerugian materil sebesar Rp 71,3 juta,” kata Dedi.
Dedi menerangkan, jika dibandingkan dengan tahun 2022 lalu kasus kecelakaan yang terjadi mengalami penurunan hingga 20 persen. Begitu juga dengan korban jiwa yang turun 29 persen. “Untuk luka berat turun 33 persen, luka ringan 21 persen. Dan untuk kerugian materil naik 15 persen,” ungkap Dedi.
Terkait dengan pelanggaran lalu lintas, terdapat 6.679 penindakan. Jumlah itu naik empat persen dibandingkan tahun 2022.
“Rincian pelanggaran ETLE statis meningkat 12 persen. Sementara untuk teguran meningkat dari 6.375 pada tahun 2022 menjadi 6.618 kasus pada tahun 2023,” kata Dedi.
Sementara berkaitan dengan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terjaid 198 kasus. Untuk rinciannya, 179 kasus konvensional dan tujuh kasus transnasional.
“Dari kejahatan tersebut untuk kejadian menonjol sebanyak 99 kasus dengan kasus kejahatan tertinggi yaitu curat sebanyak curat dengan 43 kasus atau sebesar 43 persen dari jumlah kasus kejahatan yang menonjol, kasus lainnya adalah curas lima kasus, curanmor empat kasus, Laka lantas 24 kasus dan Laka kereta api satu kasus, serta penipuan 23 kasus,” tutur perwira menengah Polri tersebut (*)
Reporter: Fahmi Sa’i
Editor: Ahmad Lutfi











