PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO ID – Bupati Pandeglang Irna Narulita disambut Isak tangis oleh seorang warga korban bencana tsunami yang menempati Hunian Tetap (Huntap) di Kampung Pasirmalang, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.
Seorang warga yang menangis bernama Diah, salah satu korban bencana tsunami yang pada tahun 2018 lalu didoakan oleh Bupati Pandeglang Irna Narulita agar kondisi ekonomi keluarganya bisa kembali pulih setelah menjadi korban bencana tsunami.
Diah, tidak dapat menahan air matanya ketika melihat Bupati Pandeglang Irna Narulita yang didampingi oleh Kapolres Pandeglang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Belny Warlansyah datang menengok serta menyerahkan bantuan sembako kepada warga Huntap.
Korban Tsunami 2018, Diah mengungkapkan, kalau dirinya menangis karena terharu dan bahagia karena teringat doa Bupati Pandeglang Irna Narulita terhadap dirinya.
“Saat itu Ibu Bupati bersama pak Menteri mendoakan saya. Alhamdulilah saya di sini Maju, berkat doa Ibu Bupati dan Pak Menteri,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, di Huntap korban bencana tsunami 2018 di Kecamatan Sumur, Kamis, 11 Mei 2023.
Diah mengakui, walaupun sekarang lokasi Huntap jauh dari pusat keramaian. Artinya tidak seramai dengan tempat tinggal yang dulu tetapi secara ekonomi sudah jauh lebih baik.
“Memang lokasi tempat tinggal sekarang jauh kemana-mana tapi saya bisa jual secara online, lewat Facebook, Whatsapp. Pegawai puskesmas juga belanjanya ke sini, kuliner apa saja saya jual yang penting usaha saya bisa maju,” katanya.
Bupati Pandeglang Irna Narulita mengucapan, syukur keadaan korban bencana tsunami 2018 sudah bisa kembali pulih.
“Kita bersama Kapolres datang untuk menengok dan juga menyalurkan bantuan sembako. Kalau Siteteh (warga Huntap Diah) ini, pasca tsunami 2018, sekarang makin maju ekonominya,” katanya.
Jadi, pada tahun 2018, menjadi korban tsunami. Kondisi ekonominya dalam keadaan terpuruk karena tempat tinggalnya hancur diterjang tsunami.
“Ekonominya pernah patah, jatuh bangun, pasca tsunami. Sekarang usahanya maju, selamat ya maju terus ya teh,” katanya kepada Diah salah satu korban bencana tsunami 2018 yang tinggal di Huntap.
Reporter : purnama Irawan
Editor: Abdul Rozak











