TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Civitas Akademika STIE Islamiyah Ciputat, Tangsel mengaku sudah mengeluarkan uang banyak saat mengurus seluruh administrasi ke Kemendikbudristek agar perguruan tingggi tersebut tetap beroperasi.
Pengurus STIE Islamiyah Ciputat, Hari menuturkan saat menerima surat peringatan dari Kemendikbudristek RI terkait adanya aturan baru, pihaknya bergegas untuk menyelesaikan persyaratan tersebut.
Adapun aturan baru dari persyaratan baru tersebut di antaranya Perguruan Tinggi Swasta (PTS), mahasiswanya harus di atas seribu, berdiri di lahan sendiri dan tidak gabung dengan sekolah lain.
“Jadi begini, kami dapat surat peringatan harus menyelesaikan A, B, C, D. Semuanya sudah kita selesaikan, sudah 3 kali bolak-balik ke LLDIKTI Bandung,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin 12 Juni 2023.
Menurut Hari, selain melengkapi berkas-berkas persyaratan, pihaknya juga berusaha melakukan merger (penggabungan) dengan perguruan tinggi lainnya sebagaimana amanat Kemendikbudristek dalam upaya mempertahankan STIE Islamiyah Ciputat tetap berdiri.
Menurutnya, selama proses melengkapi berkas-berkas persyaratan tersebut, pihaknya mengakui mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Sayangnya, Hari enggan membeberkan berapa total biaya selama mengurus berkas-berkas persyaratan tersebut.











