SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten mencatat, realisasi belanja di tempat-tempat wisata di Provinsi Banten selama libur Idul Fitri 1444 Hijriah hanya mencapai 69 persen dari target potensi belanja sekitar Rp 1,9 miliar.
Kepala Dispar Banten, Al Hamidi mengakui, capaian belanja di tempat wisata tidak tercapai. Padahal, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Banten melonjak.
“Untuk capaian realisasi (kunjungan wisatawan) kita telah mencapai target, yaitu enam juta lebih pengunjung. Namun memang perlu diakui, realisasi belanjanya tidak sampai target,” katanya usai diskusi bersama media di kantornya, Rabu, 14 Juni 2023.
Ia mengungkapkan, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan realisasi belanja di tempat wisata selama libur Idul Fitri tidak mencapai target. Salah satunya yakni ulah para pedagang nakal yang melakukan getok harga, baik tiket masuk maupun makanan.
Untuk itu, Al Hamidi menegaskan, akan melakukan penindakan dan pemberian sanksi terhadap pelaku yang menggetok harga di objek wisata.
“Tidak ada lagi getok harga tiket dan makanan. Tahun ini semuanya tidak ada kenaikan. Itu kesepakatannya. Jika masih ada yang coba nakal, akan langsung ditindak oleh Kepolisian. Jadi jangan coba-coba,” tegasnya.
Lebih jauh, katanya, Dispar Banten akan mengandeng aparat penegak hukum untuk melakukan monitoring, untuk memastikan tidak ada lagi oknum nakal.
Sebab, ulah oknum nakal itu telah berdampak negatif bagi citra Banten dan membuat wisatawan kapok berkunjung.
“Kita pastikan tidak ada pungli di lokasi wisata yang dapat merugikan wisatawan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Agus Priwandono











