PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Rini (42) bersama anak kembarnya yang berusia 6,5 tahun telantar. Warga Kelurahan Karasak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, itu sampai kelaparan di Kabupaten Pandeglang.
Rini bersama dua orang anak kembarnya, Ipa dan Putri, sudah telantar di Kabupaten Pandeglang selama tiga hari. Mereka kesulitan untuk makan karena kehabisan uang.
Untuk pulang ke kampung halamannya di Kota Bandung pun mereka tidak bisa.
Beruntung, Rini dan anak kembarnya itu dibantu oleh polisi setelah mendatangi Pos Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pandeglang.
Oleh anggota Polres Pandeglang yang tengah berjaga di Pos SPKT Polres Pandeglang, Bripka Dedy Pandjaitan, Rini dan kedua anak kembarnya itu diberi makan.
Ibu dan dua anak itu lalu diantar untuk naik bus jurusan Bandung.
Rini mengaku telantar di Kabupaten Pandeglang selama tiga hari.
“Saya kan kerja di rumah makan di Labuan dan sudah menerima gaji, dibayar dua bulan Rp 3 juta. Cuma karena uang saya dibawa kabur sama temen saya, jadi saya terlantar di Pandeglang,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID di Mapolres Pandeglang, Selasa, 20 Juni 2023.
Sebelum mendatangi Pos SPKT Polres Pandeglang, Rini mengaku sudah telantar di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.
“Saya di Pandeglang sudah empat bulan. Bekerja di rumah makan bersama anak kandung, dua orang perempuan kembar,” katanya.
Kalau anak pertama di Padang dan kalau suami sudah almarhum. Sedangkan, rumahnya di Bandung.
“Rini berharap bisa segera pulang. Ini juga mau dibantu oleh pihak Kepolisian untuk naik bus pulang ke Bandung,” katanya.
Rini mengaku, gaji dari hasil kerjanya di rumah makan dibawa kabur sama temannya. Selain uang, handphone dan KTP milik Rini juga dibawa kabur.
“Termasuk baju seragam sebanyak enam setel buat sekolah si kembar masuk SD juga diambil. Kini saya enggak punya ongkos dan anak saya kelaparan mau minta ke rumah makan disangka orang minta-minta, makanya saya datang ke polisi minta bantuan dan alhamdulillah di kasih makan dan juga mau dianterin naik bus,” katanya. (*)
Petugas Pos Jaga SPKT Polres Pandeglang Bripka Dedy Pandjaitan mengaku, prihatin atas adanya seorang ibu dan anak kembarnya terlantar tiga hari.
“Kita saling menolong dikarenakan ibu ini datang ke Polres Pandeglang. Untuk minta tolong minta bantuan bahwa si Ibu ini, kehabisan ongkos dan juga bawa anaknya yang kelaparan karena belum makan,” katanya.
Kemudian minta tolong kepada pihak Kepolisian, meminta sesuap nasi karena anaknya belum makan.
“Makanya kita langsung sigap dan melayani. Kita berikan pertolongan memberikan nasi, dan nanti akan dibantu diantarkan ke tempat asalnya Bandung, nanti kita kasih surat jalannya untuk naik bus,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agus Priwandono











