PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aksi demo yang dilakukan para tenaga honorer Kabupaten Pandeglang di Jakarta, 7 Agustus 2023, berlangsung damai.
Tenaga honorer Kabupaten Pandeglang bergabung dengan tenaga honorer dari Kabupaten/Kota lain di Indonesia. Mereka menuntut revisi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) segera disahkan, dan menuntut pengangkatan otomatis tenaga honorer menjadi ASN tanpa tes.
Ketua Forum Honorer Kabupaten Pandeglang, Yosep Gumilar mengatakan, aksi demo di gedung DPR RI berlangsung damai.
“Kemarin kami sudah sampaikan tuntutan. Jika tuntutan tersebut tidak digubris maka honorer Pandeglang-Banten bakal geruduk lagi DPR RI jilid dua dengan masa yang lebih besar,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa, 8 Agustus 2023.
Yosep mengungkapkan, hasil dari aksi damai yang dilakukan memang sedikit banyak memberikan sebuah angin segar.
“Dan hasil koordinasi Ketua Forum Honorer Provinsi Banten dengan tim ahli DPR RI terkait revisi Undang-Undang ASN dalam waktu dekat akan diketok palu. Katanya sih di Minggu ketiga Agustus ini,” ujarnya.
Kendati demikian, pihaknya tentu tidak tinggal diam, tetap akan mengawal terkait revisi Undang-Undang ASN. Apabila dalam perjalanan ternyata DPR RI tidak segera mengetuk palu tentunya semua honorer akan turun mengepung gedung DPR RI.
“Bisa kami pastikan akan banyak kejutan yang dilakukan jika sampai revisi Undang – Undang ASN molor atau tidak jadi. Kami tegaskan jika tidak segera atau molor lagi maka kami bakal beri kejutan dalam bentuk aksi dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi,” katanya.
Yosep meminta pemangku kebijakan harus peka terhadap aspirasi masyarakat. Terlebih bagi para tenaga honorer teknis.
“Kami butuh kejelasan karena sudah mengabdikan diri puluhan tahun. Kami harap ada kejelasan tentang status, kami semua ingin diangkat menjadi ASN,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agus Priwandono











