SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Usai dipindahkan ke dalam gedung, pedang Pasar Lama Kota Serang mengeluh sepi pembeli.
Hal tersebut dirasakan pedagang kebutuhan pokok di Pasar Lama, Lasih (55). Lasih mengaku, sejak dipindahkan ke dalam gedung, dagangannya jadi sepi pembeli.
“Semenjak perubahan ini sepi tidak ada pengunjung. Awalnya saya di luar, sekarang jarang pengunjung,” ujar Lasih, Jumat, 11 Agustus 2023.
Bahkan Lasih mengaku, pendapatan per harinya pun ikut turun drastis dibandingkan dengan sebelumnya.
“Ngaruh sekali ini, enakan dulu. Kalau dulu penghasilan sehari Rp2-3jt dalam satu hari, sekarang mau dapat Rp 1 juta saja susah. Paling Rp 800 ribu sehari,” katanya.
Lasih berharap, Pemkot Serang dapat memberikan solusi usai pedagang dilakukan pemindahan ke dalam gedung.
“Saya pengennya ramai biar ada pengunjung meskipun sudah dipindahkan ke sini,” ucapnya.
Sementara Walikota Serang Syafrudin mengatakan, para pegawai negeri sipil (PNS) serta pejabat di lingkungan Pemkot Serang diwajibkan untuk berbelanja ke Pasar Lama setiap hari Jumat.
“InsyaAllah kegiatan grebeg pasar ini diagendakan setiap hari Jumat. Para PNS dan pejabat akan berbelanja di sini,” katanya.
Syafrudin juga mengaku sudah mengeluarkan surat edara (SE) kepada seluruh Kelurahan, Kecamatan, hingga organisasi perangkat daerah (OPD).
“Tujuan utamanya supaya rame dulu nih. Ini di buat juga surat edaran dari tingkat Kelurahan, Kecamatan hingga OPD untuk berbelanja ke sini. Termasuk juga pasar pasar tradisional yang ada di Kota Serang, contohnya di Permata Banjar Asri, Pandean, termasuk juga Kasemen ke sini,” ucapnya.
Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil mengatakan, pihaknya akan melakukan sosialisasi agar dapat menarik konsumen untuk berkunjung ke Pasar Lama.
“Masih sepi karena ini kan baru satu bulan. Kita terus sosialisasikan mudah-mudahan dengan keadaan bersih ini dapat menarik minat konsumen,” tuturnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Merwanda











