slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Provinsi Banten Kekurangan Dokter Forensik

Fahmi by Fahmi
15-08-2023 11:54:46
in Berita Utama, Kabupaten Serang, Kota Serang, serang, serang, Utama
Provinsi Banten Kekurangan Dokter Forensik

Ketua Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia Cabang Banten Agussalam Budiarso.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Jumlah dokter forensik di Provinsi Banten masih terbatas. Saat ini jumlah dokter forensik di Provinsi Banten kurang dari 10 orang.

Ketua Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia Cabang Banten Agussalam Budiarso mengungkapkan, jumlah dokter forensik di Banten hanya ada sembilan orang. Jumlah itu sangat terbatas jika melihat jumlah rumah sakit yang ada di Provinsi Banten.

Baca Juga :

DPRD Banten Soroti Efisiensi Anggaran, Singgung Dampak Ekonomi dan Mobil Listrik

Pemkab Pandeglang Larang Pedagang Berjualan di Depan Sekolah Usai Kecelakaan Maut di Majasari

Bakor PKC Sebut Lebak Selatan Kaya Alam, Cilangkahan Bisa Jadi Kabupaten Mandiri

Bakor PKC Klaim Kabupaten Cilangkahan Sudah Penuhi Seluruh Syarat Pemekaran

“Jumlahnya terbatas sekali, di Provinsi Banten itu hanya ada sembilan orang dokter forensik,” ujarnya, Selasa 15 Agustus 2023.

Ia mengungkapkan, jumlah ideal dokter forensik di Provinsi Banten harus sesuai dengan jumlah rumah sakit milik pemerintah. Artinya, satu rumah sakit harus ada satu orang dokter forensik.

“Idealnya satu rumah sakit milik pemerintah itu ada satu orang dokter forensiknya,” ungkap pria yang akrab disapa Dokter Agus tersebut.

Ia mengatakan, karena keterbatasan jumlah dokter rumah sakit membuat dokter forensik yang ada di Banten memegang atau bekerja di dua rumah sakit atau lebih.

“Saya saja ada dua, di Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara dan RSUD Kota Serang,” katanya.

Ia menjelaskan, satu orang dokter bekerja lebih dari satu rumah sakit diperbolehkan secara regulasi. Syaratnya, dokter tersebut harus mempunyai surat izin praktek atau SIP. “Tapi jumlahnya tidak lebih dari tiga rumah sakit,” ujarnya.

Disinggung mengenai terbatasnya jumlah dokter forensik, Agus mengungkapkan, ada beberapa faktor penyebabnya. Salah satunya adalah kurangnya minat dari mahasiswa atau mahasiswi lulusan fakultas kedokteran.

“Iya salah satunya itu (kurang minat dari koas),” ungkapnya.

Selain kurangnya minat dari lulusan fakultas kedokteran, juga disebabkan oleh pola pikir masyarakat yang memberikan justifikasi bahwa dokter forensik hanya mengurusi mayat saja.

“Padahal, dokter forensik itu tidak hanya mengurusi korban meninggal saja,” tegasnya.

Dokter Agus menjelaskan, untuk menarik minat para lulusan fakultas kedokteran, Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia Cabang Banten mengajak mereka untuk mengambil alih spesialis forensik. “Kita berikan pemahaman kepada mereka bahwa dokter forensik itu enggak cuma autopsi,” ungkapnya.

Selain itu sambung dia, Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia Cabang Banten juga memberikan sosialisasi dan kerap pemateri dalam seminar. Diharapkan, dengan adanya kegiatan itu dapat menarik minat masyarakat.

“Kita juga sering menjadi narasumber sehingga diharapkan dapat menarik minat pada dokter forensik,” ungkapnya.

Dokter Agus mengungkapkan, peran dokter forensik amat penting terutama dalam proses penegakan hukum. Sebab, dalam hal mencari penyebab kematian korban, kasus kekerasan seksual, korban penganiayaan dan yang lainnya, bidang ilmu forensik sangat diperlukan. “Selain itu kita dapat menganalisis korban malapraktik,” katanya.

Ia menegaskan, dalam proses autopsi atau pun tindakan lainnya, kedokteran forensik bersikap independen. Artinya, mereka akan memberikan analisis berdasarkan fakta dan bebas intervensi dari pihak manapun.

“Dalam penegakan hukum jangan sampai ada orang baik dipenjara, kami tetap imparsial (netral) tidak berpihak kepada tersangka maupun korban,” tegasnya. (*)

Reporter: Fahmi
Editor: Agung S Pambudi

Tags: BantenDokter ForensikIDI BantenKesehatan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Perjuangan Maman Petani Sayur di Lebak Melawan Kekeringan

Next Post

Agar Terhindar SPK Bodong, Ini Tips dari Pemprov Banten

Related Posts

Pemerintahan

DPRD Banten Soroti Efisiensi Anggaran, Singgung Dampak Ekonomi dan Mobil Listrik

by Yusuf Permana
Jumat, 22 Mei 2026 09:54

SERANG, RADARBANTEN.CO – Kebijakan efisiensi anggaran yang kembali dilakukan sejumlah pemerintah daerah di Banten mendapat perhatian dari kalangan legislatif. Ketua...

Read moreDetails

Pemkab Pandeglang Larang Pedagang Berjualan di Depan Sekolah Usai Kecelakaan Maut di Majasari

Bakor PKC Sebut Lebak Selatan Kaya Alam, Cilangkahan Bisa Jadi Kabupaten Mandiri

Bakor PKC Klaim Kabupaten Cilangkahan Sudah Penuhi Seluruh Syarat Pemekaran

Desak Pembentukan Kabupaten Cilangkahan, Sejumlah Tokoh Datangi Gubernur Banten

695 Koperasi Merah Putih di Banten Sudah Beroperasi

Kondisi Jembatan di Kampung Ciseke Memprihatinkan, Relawan Jepang Siap Bangun

Presiden Klub Adhyaksa FC Tepis Rumor Kepindahan dari Banten

Dedi Mulyadi Apresiasi Seniman Tarompet Asal Pandeglang di Kirab Budaya Sunda

Polisi Tetapkan Kepala DPMPTSP Pandeglang Tersangka Kecelakaan Maut

Next Post
Agar Terhindar SPK Bodong, Ini Tips dari Pemprov Banten

Agar Terhindar SPK Bodong, Ini Tips dari Pemprov Banten

Pemkab Tangerang Petakan Status Siaga Kekeringan

Pemkab Tangerang Petakan Status Siaga Kekeringan

Cincin Sulit Dilepas, Warga Lebak Minta Tolong ke Damkar

Cincin Sulit Dilepas, Warga Lebak Minta Tolong ke Damkar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Jumat, 22 Mei 2026 19:16
Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Jumat, 22 Mei 2026 19:02
BOPPJ Tinjau Pantura Kasemen, Kawasan Ekonomi Baru Kota Serang Disiapkan

BOPPJ Tinjau Pantura Kasemen, Kawasan Ekonomi Baru Kota Serang Disiapkan

Jumat, 22 Mei 2026 18:52
Menag RI: Biaya MAN Insan Cendekia Rp 49 Juta per Tahun, Sekolah Internasional di Atas Rp 500 Juta

Menag RI: Biaya MAN Insan Cendekia Rp 49 Juta per Tahun, Sekolah Internasional di Atas Rp 500 Juta

Jumat, 22 Mei 2026 18:44
Perumda Tirta Al-Bantani Bakal Dirikan Perusahaan Air Minum Kemasan

Perumda Tirta Al-Bantani Bakal Dirikan Perusahaan Air Minum Kemasan

Jumat, 22 Mei 2026 18:33
Pelaku Pencabulan Anak di Pulo Merak Belum Tertangkap, Ibu Korban Ketakutan

Pelaku Pencabulan Anak di Pulo Merak Belum Tertangkap, Ibu Korban Ketakutan

Jumat, 22 Mei 2026 17:40
Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Jumat, 22 Mei 2026 19:16
Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Jumat, 22 Mei 2026 19:02
BOPPJ Tinjau Pantura Kasemen, Kawasan Ekonomi Baru Kota Serang Disiapkan

BOPPJ Tinjau Pantura Kasemen, Kawasan Ekonomi Baru Kota Serang Disiapkan

Jumat, 22 Mei 2026 18:52
Menag RI: Biaya MAN Insan Cendekia Rp 49 Juta per Tahun, Sekolah Internasional di Atas Rp 500 Juta

Menag RI: Biaya MAN Insan Cendekia Rp 49 Juta per Tahun, Sekolah Internasional di Atas Rp 500 Juta

Jumat, 22 Mei 2026 18:44
Perumda Tirta Al-Bantani Bakal Dirikan Perusahaan Air Minum Kemasan

Perumda Tirta Al-Bantani Bakal Dirikan Perusahaan Air Minum Kemasan

Jumat, 22 Mei 2026 18:33
Pelaku Pencabulan Anak di Pulo Merak Belum Tertangkap, Ibu Korban Ketakutan

Pelaku Pencabulan Anak di Pulo Merak Belum Tertangkap, Ibu Korban Ketakutan

Jumat, 22 Mei 2026 17:40

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

by Fahmi
Jumat, 22 Mei 2026 19:16

Pelaku pembunuh janda, AS (duduk di lantai), setelah ditangkap polisi. (Foto: Polresta Serang Kota)

Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

by Moch. Madani Prasetia
Jumat, 22 Mei 2026 19:02

Anggota Komisi X DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa, memberikan bantuan pembinaan bagi 20 kampung bedug untuk mendukung Gebrag Ngadu Bedug...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak