TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polres Metro Tangerang Kota kini memburu pelaku pemeran dan penyebar video dugaan skandal seks yang diduga dilakukan oleh ASN di Kota Tangerang.
Saat ini, Polres Metro Tangerang sudah membentuk tim untuk menyelidiki kasus tersebut.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap video syur berdurasi 31 detik tersebut.
“Saat ini kita masih melakukan penelusuran dan penyelidikan, tentunya informasi tersebut perlu kita pastikan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis, 17 Agustus 2023.
Zain menuturkan, dalam mengungkap kasus tersebut, pihaknya telah membentuk tim untuk mencari dan memastikan siapa penyebar dan pemeran dari video tersebut.
“Kita telah membuat tim guna mengumpulkan data kepastian akan video yang beredar di aplikasi X (dulu bernama Twitter) tersebut, apakah itu sengaja dibuat dan termasuk memastikan orang tersebut PNS Kota Tangerang atau tidak,” tandasnya.
Sebelumnya, video skandal seks diduga ASN Pemkot Tangerang viral di media sosial X (dulu Twitter) pada Selasa 15 Agustus 2023.
Dalam video berdurasi 31 detik tersebut nampak seorang wanita yang diduga merupakan pegawai Pemkot Tangerang berhubungan intim dengan seorang pria di dalam sebuah hotel.
Dalam video tersebut, pelaku yang belum diketahui identitasnya mengenakan pakaian dinas berwarna coklat diduga serupa berlogo Pemkot Tangerang.
Hal itu terungkap dalam unggahan akun medsos X @lucabonena, Selasa 15 Agustus 2023.
“lanjut kalo gitu,” tulisnya dikutip RADARBANTEN.CO.ID, dari akun @lucabonena, Selasa 15 Agustus 2023.
Video tersebut kini sudah disaksikan sebanyak 14 ribu kali dan menuai banyak reaksi netizen.
Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, dari sisi Pemkot Tangerang ia mengaku sudah berkomunikasi dengan BKPSDM. Bahkan, pihaknya pun sudah mempersiapkan sanksi kepegawaian bagi pelaku jika benar kedapatan melakukan aksi tak bermoral tersebut.
” Kita sudah berkomunikasi dengan BKPSDM Kota Tangerang jika yang bersangkutan benar melakukan aksi tak terpuji ada sanksi kepegawaiannya. Biar dibuktikan dulu siapa orangnya,” tegasnya.
Arief mengatakan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, pihak Polres Metro Tangerang kota pun kini sudah berkoordinasi dengan tim cyber untuk mengungkap kasus tersebut.
Ditanya mengenai langkah apa selanjutnya yang akan diambil Pemkot Tangerang jika video tersebut digunakan oleh oknum oknum tak bertanggung jawab menggunakan lambang Kota Tangerang, Arief menyebut pihaknya akan menuntut penugunggah maupun pelaku aksi tersebut.
“Kita tuntut yang bersangkutan. ini kan masih sanga prasangka. Kita berikan kepercayaan kepada polisi untuk penyelidikan,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, akun penggugah video dan foto tersebut kini sudah tidak dapat diakses.
Reporter: Angger Gita Rezha
Editor : Aas Arbi











