SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Bidang Urusan Agama Islam pada Kanwil Kementerian Agama Banten Iwan Falahudin menyatakan bahwa Kementerian Agama mempunyai peran yang sangat besar dalam program penurunan angka stunting di Indonesia.
Hal itu disampaikan Iwan saat menjadi narasumber pada sosialisasi program percepatan penurunan angka stunting di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Jumat, 1 September 2023.
Iwan menjelaskan, peran Kemenag dalam menurunkan angka stunting dimulai dari awal pernikahan. “Salah satu contoh adalah dengan diadakannya model perkawinan yang sehat, dari segi umur misalnya minimal berusia 19 tahun, dari segi fisik harus melakukan tes kesehatan pra-nikah,” ungkap Iwan.
Kemudian dari segi pengetahuan, lanjut Iwan, harus sudah mengikuti program Bimbingan Pra-nikah Bagi Remaja Usia Sekolah (BRUS), Bimbingan Pra-nikah Bagi Remaja Usia Nikah (BRUN), dan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin yang sudah terdaftar di Kantor Urusan Agama (KUA).
“Model perkawinan sebagaimana tersebut diharapkan dapat menghasilkan rumah tangga bahagia sekaligus dapat mempercepat penurunan angka stunting,” ungkap Iwan dalam siaran pers.
Sebagaimana diketahui, kata Iwan, pengertian stunting menurut Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya di bawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.
Kanwil Kemenag Banten yang dikomandoi oleh Nanang Fatchurrochman mengadakan sosialisasi program percepatan penurunan angka stunting pada 30 Agustus- 1 September 2023, di Hotel Pesona Krakatau, Cinangka, Kabupaten Serang.
Narasumbernya antara lain Ketua Umum MUI Provinsi Banten KH Hamdi Ma’ani, akademisi UIN Banten Iin Ratna Sumirat, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten Rusman Efendi, perwakilan Satgas Percepatan Penurunan Stunting Banten, perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana.
Sementara materi yang disampaikan antara lain tentang pandangan Islam tentang stunting, angka prevelensi stunting di Banten dan solusi mengatasinya, rencana aksi nasional percepatan penurunan stunting, peran aktif masyarakat dalam percepatan penurunan angka stunting, serta strategi komunikasi perubahan perilaku dalam percepatan penurunan angka stunting.
Editor : Aas Arbi











