SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pada Rancangan Perubahan APBD tahun anggaran 2023, anggaran untuk pembebasan lahan bakal digeser. Salah satunya adalah untuk pembangunan RSUD Labuan, Kabupaten Pandeglang.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti mengungkapkan, rencananya memang ada anggaran pembebasan lahan yang bakal dioptimalisasi pada Perubahan APBD tahun ini. “Untuk RSUD Labuan,” ujar Ati, Jumat, 8 September 2023.
Meskipun begitu, ia mengaku tahun depan pembebasan lahan untuk pembangunan RSUD Labuan telah dianggarkan kembali.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan mengaku belum mengetahui anggaran untuk pembebasan lahan yang dioptimalisasi karena masih dalam pembahasan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengungkapkan, anggaran pembebasan lahan pada Perubahan APBD tahun ini rencananya akan dioptimalisasi.
Dari total anggaran pembebasan lahan sebesar Rp204,13 miliar, rencananya bakal dioptimalisasi Rp126,29 miliar. Anggaran yang dioptimalisasi itu berada di dua OPD yakni Dinkes dan Dinas PUPR Provinsi Banten.
Rina menerangkan, Perubahan APBD ini didasarkan dari satu proses apabila hasil evaluasi semester pertama. “Kami melakukan koreksi, apabila dari sisi pendapatan untuk meningkatkan pendapatan. Atau mengkoreksi tambahan belanja-belanja yang prioritas yang belum dianggarkan di APBD murni,” terangnya.
Ia mengatakan, di Perubahan APBD tentu akan terdapat pergeseran-pergeseran disesuaikan dengan kondisi kemampuan keuangan daerah. Mantan Kepala BPKAD Kabupaten Lebak ini mengaku ada beberapa program kegiatan yang mengalami pergeseran.
“Seperti yang kita ketahui, beberapa hal yang akan kita lakukan, pembahasan dengan DPRD terkait dengan persetujuan bersama antara Banggar dengan TAPD terkait Perubahan APBD,” ujar Rina.
Ia mencontohkan, sejumlah program yang akan digeser salah satunya untuk pembebasan lahan mengingat ada belanja wajib, misalnya gaji yang belum dianggarkan penuh di APBD murni.
“Kegiatan pembebasan lahan yang awalnya kita pikir, setelah dievaluasi bersama, tidak akan selesai karena prosesnya masih panjang. Pembangunan infrastruktur baru akan dilakukan kemudian. Kita betul-betul koreksi terhadap itu. Agar semua belanja prioritas bisa terpenuhi,” terang Rina.
Reporter : Rostinah
Editor: Abdul Rozak











