SERANG,RADARBANTEN.CO.ID–Meski masih dilanda kekeringan, Banten masih bisa melakukan panen raya. Bahkan, produksi padi selama dua bulan ini mencapai ratusan ribu ton beras.
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan, pihaknya melakukan berbagai antisipasi el nino pada sektor pertanian, seperti melakukan identifikasi dan mapping lokasi terdampak kekeringan.
“Sampai peningkatan ketersediaan alsintan untuk percepatan tanam dan peningkatan ketersediaan air dengan membangun sumur pantek, sumur dalam, embung, damparit, rehabilitasi jaringan tersier dan pompanisasi,” ujar Agus.
Pernyataan Agus itu disampaikan usai melakukan gerakan panen raya padi Kelompok Tani (Poktan) Talang Tani seluas 31 hektare di Kampung Cijablog, Desa Cerukcuk, Tanara, Kabupaten Serang, Minggu 17 September 2023.
Ia menginformasikan di Desa Cerukcuk sendiri ada sekitar 360 hektare sawah yang melakukan panen raya. Jika ditarik ke atasnya, di Kecamatan Tanara seluas 2 ribu hektare dan Kabupaten Serang mencapai 11.965 hektare sawah yang melakukan panen raya.
Agus memaparkan, data panen di Provinsi Banten pada September 2023 ini seluas 37.992 hektare dan Oktober 29.578 hektare dengan provitas 5,3 ton per hektarnya.
Sehingga produksi padi pada September sebesar 243.181 ton dan Oktober 201.512 ton GKP atau bulan September 127.416 ton beras dan bulan Oktober 99.198 ton beras.
Kata dia, target gerakan nasional antisipasi El Nino di Provinsi Banten sendiri dengan melaksanakan percepatan tanam di bulan September seluas 10.916 hektare dan bulan Oktober 28.076 hektare dengan total 38.992 hektare yang dilaksanakan di Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Tangerang.
“Realisasinya sampai tanggal 15 September 2023 mencapai 19.969 hektare yang terdiri dari Kabupaten Serang 3.562 hektare, Kabupaten Pandeglang 13.135 hektare, Kabupaten Lebak 1.063 hektare, dan Kabupaten Tangerang 2.209 hektare,” urai Agus.
Selanjutnya akan terus dilaksanakan gerakan percepatan tanam sesuai dengan target yang telah ditetapkan dengan menggunakan bantuan-bantuan benih, sumur dalam, pompa, pupuk, dan alat mesin pertanian lainnya.











