PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, para pegiat budaya di Provinsi Banten menggelar Kirab Merah Putih di Lapangan Sepak Bola Kampung Kadumaria, Desa Mandalawangi, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang.
Kirab ini menampilkan satu Bendera Merah Putih sepanjang 1.001 meter, serta tujuh bendera lainnya dengan panjang 101 meter yang memenuhi seluruh lapangan sepak bola.
Sebelum bendera dengan panjang 1.001 meter dibentangkan di lapangan, peserta kirab mengaraknya dengan khidmat.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh lintas agama dan instansi, termasuk Danrem 064 Maulana Yusuf Banten, Sultan Banten RTB Hendra Bambang Wisanggeni, Panglima Siuk Langit dari suku Dayak, dan pemimpin adat Nusantara lainnya.
Salah satu tokoh budaya di Banten yang menjabat Ketua Umum Paguron Jalak Banten Nusantara (BJBN), Tb Sangadiah, menjelaskan bahwa kirab bendera ini adalah manifestasi dari cinta NKRI yang mendalam dari masyarakat Banten.
“Selain sebagai peringatan Hari Kesaktian Pancasila, kami ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia betapa besar cintanya kami terhadap NKRI, seperti yang ditunjukkan dalam acara hari ini,” ujarnya, Minggu, 1 Oktober 2023.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Ratu Anita Tristiawati, menegaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk menunjukkan komitmen masyarakat Banten terhadap keharmonisan hidup bersama.
Alasan pemilihan Kecamatan Mandalawangi sebagai lokasi kegiatan adalah karena di Kecamatan ini pernah menjadi rumah bagi salah satu kerajaan tertua di Indonesia, yaitu Kerajaan Salakanagara.
Ratu Anita juga menyampaikan pesan penting dari acara ini, yaitu untuk menanamkan rasa cinta terhadap NKRI dan tidak melupakan sejarah.
“Kami ingin menghidupkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air di kalangan generasi muda Banten. Partisipan dalam acara ini berasal dari berbagai organisasi, pelajar, agama, dan instansi. Ada sekitar 7.000 orang yang hadir dalam kegiatan ini,” tambahnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini direncanakan akan diadakan secara rutin setiap tahun dengan lokasi yang berbeda di daerah Banten.
“Melihat antusiasme masyarakat dan peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan ini, kami berencana untuk menggelar acara serupa setiap tahun,” tutup Ratu Anita Tristiawati. (*)
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agus Priwandono










