SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jelang Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024 di Provinsi Banten, sejumlah tokoh politik terang-terangan akan maju untuk memperebutkan kursi Gubernur Banten.
Beberapa tokoh tersebut dinilai memiliki potensi untuk menjadi orang nomor satu di Banten. Yaitu, Airin Rachmi Diany (mantan Walikota Tangsel), Wahidin Halim (Gubernur Banten periode 2017-2022), Iti Octavia Jayabaya (mantan Bupati Lebak), hingga Rano Karno (mantan Gubernur Banten).
Airin akan maju di Pilgub Banten 2024 dengan menggunakan Partai Golkar, Wahidin Halim juga resmi akan maju kembali usai menjadi Ketua DPW Partai NasDem Banten. Kemudian, Rano Karno baru-baru ini menyatakan diri siap maju di Pilgub Banten usai Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, buka suara soal PDIP bakal usung Rano Karno kembali. Sementara, Iti Octavia Jayabaya masih fokus untuk mencalonkan diri ke DPR RI.
Menanggapi hal itu, salah satu tokoh pendiri Provinsi Banten, Embay Mulya Syarief mengatakan, para bakal calon Gubernur Banten harus mampu melihat permasalahan yang ada di Provinsi Banten.
Sebab, perlu adanya pembenahan secara menyeluruh dari hulu dan hilirnya. Terutama, dalam sektor pendidikan. Pasalnya, ia menilai, Banten masih banyak tawuran antarpelajar hingga penyalahgunaan narkoba.
Embay juga menilai, masalah pengangguran, kemiskinan, hingga korupsi masih menjadi salah satu permasalahan yang ada di Banten.
“Pembenahan yang perlu dilakukan adalah sektor pendidikan. Karena merupakan hulu dan hilirnya adalah kondisi masyarakat yang sekarang, terutama dengan banyaknya masalah seperti tawuran pelajar, penyalahgunaan narkoba dan lain-lain. Kemudian masalah pengangguran, kemiskinan, dan korupsi,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 1 Oktober 2023.
Ia juga mengatakan, para bakal calon Gubernur Banten juga harus melakukan pembinaan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar dapat melaksanakan tugasnya demi melayani masyarakat Banten.
“Di kalangan ASN perlu terus dilakukan pembinaan agar dapat melaksanakan tugasnya melayani masrakat dengan baik,” katanya.
Kemudian, kata Embay, Banten memerlukan pemimpin yang memiliki integritas dan leadership yang baik, serta memahami kondisi masyarakat Banten yang majemuk.
“Semoga Pilgub Banten berjalan dengan damai dan lancar, serta dapat menghasilkan pemimpin yang memiliki integritas, leadership yang baik, dan memahami kondisi masyarakat Banten yang majemuk. Sehingga, dapat berkomunikasi dengan berbagai kalangan yang beragam secara egaliter,” ucapnya.
Ia menuturkan, para bakal calon Gubernur harus berkompetisi dengan ide gagasan dan tidak menjatuhkan lawan sehingga membuat panas suasana Pilgub 2024 mendatang.
“Para cagub diharap berkompetisi dengan elegan, tidak saling menjatuhkan dan memanaskan suasana,” tuturnya.
Terakhir, ia berpesan kepada masyarakat Banten harus memilih pemimpin yang terbaik dengan melihat rekam jejak dari para bakal calon yang ingin maju menjadi Gubernur Banten periode 2024-2029.
“Semuanya layak dan baik tinggal masyarakatnya harus memilih yang terbaik dari yang baik, dengan cara melihat rekam jejaknya masing-masing,” ujarnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agus Priwandono











