SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Provinsi Banten pada 4 Oktober 2023 nanti akan memasuki usia 23 tahun. Usia itu menjadi tanda sejarah pemisahan antara Provinsi Banten dengan Jawa Barat pada tahun 2000 lalu.
Usia itu tidak lagi muda, namun Banten masih menyisakan banyak pekerjaan rumah (PR) salah satunya yakni pemerataan pembangunan.
Ketua Komisi II DPRD Banten Iip Makmur menerangkan bahwa saat ini masih ada disparitas pembangunan antara wilayah Banten Utara dengan Banten Selatan.
“Dirgahayu Banten yang ke-23, semoga Banten menjadi lebih baik, lebih maju, lebih sejahtera. Semoga di usia yang tidak lagi muda ini Banten bisa menyelesaikan permasalahan pembangunan yang kini masih belum merata khususnya di Banten Selatan,” kata Iip kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin 2 Oktober 2023.
Iip menerangkan, Banten Selatan khususnya Kabupaten Lebak saat ini masih tertinggal dan sangat butuh perhatian khusus baik itu Pemerintah Pusat maupun Provinsi Banten.
Menurutnya, Kabupaten Lebak masih terbelit dengan masalah pembangunan sarana dan infrastruktur yang masih lah sangat tertinggal dibandingkan dengan wilayah Banten Utara.
“Infrastruktur jalan, jembatan, lapangan kerja dan investasi merupakan sederet masalah yang tengah dihadapi Kabupaten Lebak,” kata Ketua DPD PKS Lebak ini.
Padahal, kata Iip, Lebak merupakan daerah yang memiliki luas sepertiga Provinsi Banten. Dengan luas itu, Lebak sangatlah kaya akan sumber daya alam, dan wisata yang dapat menjadi sumber potensi pendapatan untuk Provinsi Banten.
Pria yang digadang sebagai bakal calon Bupati Lebak 2024-2029 ini pun berharap kepada Pemprov Banten memberikan perhatian khusus untuk Kabupaten Lebak agar dapat bisa tumbuh berkembang menjadi daerah maju menyaingi daerah lainnya.
“Lebak memang perlu perhatian khusus agar memang Banten bisa setara dengan Provinsi lain. Jadi Banten dengan luas wilayah, kemudian juga jumlah penduduk miskinnya yang lebih banyak, maka perlu ada perhatian khusus untuk Lebak agar sekali lagi bisa mengejar ketertinggalannya dengan kabupaten kota yang lain,” pungkasnya. (*)
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











